Kedua fasilitas tambahan ini akan menjadi bagian dari fase ketiga program Banyuwangi Hijau dengan dukungan penuh dari Clean Rivers, Uni Emirat Arab.
Baca Juga: Menjelang HUT ke-80 TNI, Prabowo dan Jokowi Bertemu Dua Jam di Kertanegara, Bahas Persatuan Bangsa
Setiap SPA dirancang dengan kapasitas pengolahan 50 ton sampah per hari, sehingga jika digabungkan dengan TPS 3R Karetan, total kemampuan pengolahan sampah mencapai 260 ton per hari.
Kapasitas tersebut akan mampu melayani hingga 1,4 juta penduduk dari total populasi Kabupaten Banyuwangi yang berjumlah sekitar 1,7 juta jiwa.
“Dengan total populasi Banyuwangi sebanyak 1,7 juta, artinya Banyuwangi Hijau akan bisa menjangkau hampir seluruh warga. Sementara sisanya, akan dilayani dengan support pihak lain seperti Sungai Watch, Clean Oceans Through Clean Communities (CLOCC) Norwegia, dan lainnya,” tutur Yani.
Melalui pembangunan fasilitas-fasilitas baru tersebut, Pemkab Banyuwangi berharap upaya pengelolaan sampah daerah semakin efektif dan berkelanjutan.
Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen Banyuwangi dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, serta mendukung ekonomi hijau di tingkat lokal. (gha)
Artikel Terkait
MAN 3 Banyuwangi Juara Dandim Cup 2, Ribuan Penonton Padati GOR Tawangalun Saksikan Final Futsal Spektakuler
Banyuwangi Career Expo 2025 Sediakan 2000 Lowongan Kerja Termasuk bagi Penyandang Disabilitas dan Generasi Muda Digital
Pemkab Banyuwangi Latih 150 Pengelola MBG Tingkatkan Keamanan Pangan untuk Jamin Makanan Aman Bagi Siswa
Pesona Banyuwangi Pikat Dunia, Puluhan Kapal Yacht Sail to Indonesia 2025 Sandar di Marina Boom
BPOM Jember Luncurkan Si Pandu Aja di Banyuwangi, Permudah Izin dan Pengaduan UMKM Digital