• Sabtu, 18 April 2026

Bupati Ipuk Wajibkan ASN Banyuwangi Kenakan Busana Santri Selama Peringatan Hari Santri Nasional 2025 sebagai Bentuk Penghormatan kepada Ulama

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Rabu, 22 Oktober 2025 | 18:52 WIB
Bupati Ipuk Wajibkan ASN Banyuwangi Kenakan Busana Santri untuk Peringati Hari Santri Nasional 2025 (Foto: banyuwangikab.go.id)
Bupati Ipuk Wajibkan ASN Banyuwangi Kenakan Busana Santri untuk Peringati Hari Santri Nasional 2025 (Foto: banyuwangikab.go.id)

Bupati Ipuk menambahkan, meskipun pemerintah daerah tengah menghadapi keterbatasan fiskal, Pemkab Banyuwangi tetap berkomitmen mendukung pengembangan pesantren agar terus berperan aktif dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak mulia.

Baca Juga: Dua Pendaki Hilang di Lembah Tengkorak Bandung, Jejak Sepatu dan Bungkus Makanan Jadi Petunjuk Penting

Ia juga menyebut bahwa semangat peringatan Hari Santri tahun 2025 sejalan dengan tema nasional yakni “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia.”

Dalam surat edaran tersebut dijelaskan secara rinci mengenai aturan berpakaian bagi ASN selama peringatan berlangsung. ASN pria muslim diwajibkan mengenakan baju muslim putih, sarung dengan warna bebas, dan songkok hitam.

Sementara ASN perempuan muslim diwajibkan memakai busana muslimah berwarna putih dengan rok panjang dan kerudung hitam.

Baca Juga: Bullying Mahasiswa UNUD Jadi Sorotan Nasional, Pakar Sebut ‘Luka Psikologis Tak Terlihat’ Lebih Bahaya

Untuk ASN nonmuslim, aturan menyesuaikan dengan ketentuan yang berlaku, yakni menggunakan kemeja putih dan celana panjang hitam bagi pria, serta rok panjang hitam bagi perempuan.

Ipuk memastikan bahwa penerapan kebijakan ini tidak akan mengganggu pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat.

“Meski menggunakan sarung dalam bekerja, insyaallah layanan tetap bisa maksimal untuk masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga: Prabowo Ungkap Keberhasilan MBG di Sidang Paripurna: 1,4 Miliar Porsi dan 36,7 Juta Penerima

Kebijakan ini sekaligus menjadi simbol kolaborasi antara nilai religiusitas dan profesionalitas ASN dalam bekerja.

Dengan mengenakan busana santri, ASN Banyuwangi diharapkan mampu memaknai peringatan Hari Santri Nasional sebagai momentum memperkuat moralitas, kedisiplinan, dan rasa kebangsaan dalam melayani publik. (gha)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: banyuwangikab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X