Bupati Ipuk menambahkan, meskipun pemerintah daerah tengah menghadapi keterbatasan fiskal, Pemkab Banyuwangi tetap berkomitmen mendukung pengembangan pesantren agar terus berperan aktif dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak mulia.
Ia juga menyebut bahwa semangat peringatan Hari Santri tahun 2025 sejalan dengan tema nasional yakni “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia.”
Dalam surat edaran tersebut dijelaskan secara rinci mengenai aturan berpakaian bagi ASN selama peringatan berlangsung. ASN pria muslim diwajibkan mengenakan baju muslim putih, sarung dengan warna bebas, dan songkok hitam.
Sementara ASN perempuan muslim diwajibkan memakai busana muslimah berwarna putih dengan rok panjang dan kerudung hitam.
Untuk ASN nonmuslim, aturan menyesuaikan dengan ketentuan yang berlaku, yakni menggunakan kemeja putih dan celana panjang hitam bagi pria, serta rok panjang hitam bagi perempuan.
Ipuk memastikan bahwa penerapan kebijakan ini tidak akan mengganggu pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat.
“Meski menggunakan sarung dalam bekerja, insyaallah layanan tetap bisa maksimal untuk masyarakat,” tambahnya.
Baca Juga: Prabowo Ungkap Keberhasilan MBG di Sidang Paripurna: 1,4 Miliar Porsi dan 36,7 Juta Penerima
Kebijakan ini sekaligus menjadi simbol kolaborasi antara nilai religiusitas dan profesionalitas ASN dalam bekerja.
Dengan mengenakan busana santri, ASN Banyuwangi diharapkan mampu memaknai peringatan Hari Santri Nasional sebagai momentum memperkuat moralitas, kedisiplinan, dan rasa kebangsaan dalam melayani publik. (gha)
Artikel Terkait
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025 Tekankan Persatuan dan Ketahanan Bangsa
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Perkuat Restorative Justice Bersama Kejati Jatim
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Tegaskan Komitmen Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Daerah di Rakornas TPAKD 2025 Jakarta
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Ajak ASN Perkuat Kolaborasi dan Inovasi di Tengah Penurunan Dana Transfer Pusat Tahun 2026
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Ajak BPD Perkuat Sinergi Pembangunan Desa dan Daerah di Tengah Pengurangan Dana Pusat