UU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren menegaskan pengakuan dan penghargaan terhadap pesantren sebagai lembaga khas Indonesia.
Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Gresik Berikan Reward Rp813 Juta untuk Kafilah MTQ Juara Umum Jatim 2025
Di tingkat lokal, Pemerintah Kabupaten Pasuruan telah mengeluarkan Perda Pesantren sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan pesantren di wilayahnya.
Menurut Gus Shobih, hal ini menjadi bukti dukungan luar biasa pemerintah daerah terhadap pesantren.
Ia menambahkan bahwa pondok pesantren kini dilibatkan dalam berbagai program pemerintah, seperti MBG dan CKG, untuk meningkatkan kontribusi santri dalam pembangunan.
Baca Juga: Kolaborasi Pemkab dan Fatayat NU Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Pertumbuhan UMKM Gresik
Gus Shobih menekankan pentingnya santri menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak, dan berdaya, sambil tetap merawat pesantren dan mengikuti perkembangan zaman.
"Peluklah inovasi zaman. Bawalah semangat pesantren ke ruang publik, dunia kerja hingga ranah dunia. Santri sekarang tidak hanya menguasai kitab salaf, tapi harus menguasai teknologi dan bahasa dunia. Sebab dunia digital jadi dakwah baru para santri," tutupnya.
Di akhir apel, Wakil Bupati dan pejabat yang hadir menyerahkan bantuan sembako dan kaki palsu kepada belasan penyandang disabilitas di Kabupaten Pasuruan.
Baca Juga: Pemkab Bondowoso dan Perum Bulog Gelar Rakor Stabilkan Harga dan Pasokan Beras untuk Masyarakat
Apel ditutup dengan penampilan Pagar Nusa dan paduan suara mahasiswa-mahasiswi setempat, menandai semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di Kabupaten Pasuruan. (gha)
Artikel Terkait
Bupati Ipuk Wajibkan ASN Banyuwangi Kenakan Busana Santri Selama Peringatan Hari Santri Nasional 2025 sebagai Bentuk Penghormatan kepada Ulama
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Salurkan Insentif Rp9,96 Miliar kepada 14.241 Guru Ngaji di Momen Hari Santri Nasional 2025
Semarak Hari Santri Nasional 2025 di Banyuwangi, Bupati Ipuk Fiestiandani Pimpin Upacara dan Berikan Apresiasi untuk Guru Ngaji
Wakil Bupati Malang dan Gubernur Khofifah Hadiri Apel Hari Santri Jawa Timur 2025, Tegaskan Peran Pesantren Perkuat SDM dan Persatuan Bangsa
Penutupan Khotmil Qur’an Hari Santri Nasional 2025 di Bondowoso Perkuat Semangat Religius dan Karakter Santri