• Sabtu, 18 April 2026

Kinerja Positif Sektor Jasa Keuangan di OJK Malang: Pertumbuhan Premi Asuransi dan Kredit Meningkat pada Januari 2025

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 11 Maret 2025 | 14:07 WIB
Stabilitas Sektor Jasa Keuangan di Malang: Pertumbuhan Positif dan Inovasi OJK (Foto: malangkota.go.id)
Stabilitas Sektor Jasa Keuangan di Malang: Pertumbuhan Positif dan Inovasi OJK (Foto: malangkota.go.id)

Baca Juga: Peresmian RSUD Ngantang: Meningkatkan Akses Kesehatan bagi Masyarakat Miskin di Kabupaten Malang

Total simpanan/tabungan yang dihimpun sampai dengan akhir Desember 2024 adalah sebesar Rp7,54 miliar atau tumbuh 7,69 persen yoy.

Di sisi industri dana pensiun, total aset dana pensiun per November 2024 menurun 0,89 persen yoy dengan nilai mencapai Rp225 miliar. Jumlah investasi sendiri mengalami kenaikan sebesar 3,88 persen yoy menjadi Rp209 miliar.

Kinerja intermediasi perbankan tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga. Pada Januari 2025, pertumbuhan kredit tetap melanjutkan double digit growth sebesar 12,63 persen yoy menjadi Rp104,87 triliun.

Baca Juga: Wheesung Tutup Usia: Jejak Karier dan Warisan Musiknya

Berdasarkan jenis penggunaan, kredit Investasi tumbuh tertinggi yaitu sebesar 25,40 persen, diikuti oleh kredit konsumsi 10,32 persen. Sedangkan kredit modal kerja 7,41 persen.

Di sisi lain, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat tumbuh sebesar 4,69 persen yoy menjadi Rp101,02 triliun, dengan giro, tabungan, dan deposito masing-masing tumbuh sebesar 6,61 persen, 6,65 persen, dan 0,64 persen yoy.

Di tengah beragam tantangan ketidakpastian geopolitik global dan momentum tahun politik di dalam negeri, sepanjang tahun 2024 perkembangan Pasar Modal Indonesia tetap menunjukkan resiliensinya.

Baca Juga: Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Malang: Bupati Sanusi Bahas Raperda Pendidikan Pancasila dan Pemberdayaan Pemuda

Hal tersebut ditunjukkan dengan tren positif pada berbagai indikator seperti stabilitas pasar, tingkat aktivitas perdagangan, jumlah penghimpunan dana, serta peningkatan jumlah investor ritel dengan pesat.

Jumlah investor pasar modal di wilayah kerja OJK Malang mencapai 297.815 Single Investor Identification (SID) pada Desember 2024 atau tumbuh sebesar 13,23 persen secara yoy dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 263.021 SID.

Sebanyak 99,86 persen dari total investor merupakan investor individu dan 34,68 persen diantaranya berdomisili di Kota Malang.

Baca Juga: Kunjungan Bupati Malang ke Puskesmas Pujon dan Ngantang untuk Tinjau Pelayanan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat

"Antusiasme investor ritel terhadap obligasi ritel negara masih cukup besar di tengah dinamisnya ekonomi domstik dan tingginya ketidakpastian global. Hal tersebut tecermin dari peningkatan SID Surat Berharga Negara (SBN) sebesar 19,05 persen dari posisi yang sama tahun sebelumnya atau mencapai 29.042 SID," urai Biger.

Jumlah nasabah reksa dana juga meningkat signifikan sebesar 164,27 persen secara yoy.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: malangkota.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X