• Sabtu, 18 April 2026

Galih Tri Pamungkas Owner Reven Leather Raih Tokoh Muda Inspiratif di SMSI Malang Raya Award 2025, Buktikan Desa Bisa Jadi Pusat Ekonomi Kreatif

Photo Author
Arvendo Mahardika, Wartajatim.co.id
- Rabu, 21 Mei 2025 | 20:31 WIB
Galih Tri Pamungkas menerima penghargaan SMSI sebagai bentuk pengakuan atas kiprahnya memajukan ekonomi kreatif desa. (Foto: Dok. SMSI Malang Raya)
Galih Tri Pamungkas menerima penghargaan SMSI sebagai bentuk pengakuan atas kiprahnya memajukan ekonomi kreatif desa. (Foto: Dok. SMSI Malang Raya)

Saat ini, Reven Leather mempekerjakan sekitar 50 orang, yang mayoritas merupakan pemuda lokal. Galih menyebut keterlibatan tenaga muda menjadi kekuatan utama dalam memacu produktivitas dan inovasi di perusahaannya.

“Artinya karena tenaga kerjanya adalah tenaga muda, bisa membuka wawasan, membuka kemauan untuk pekerja tersebut, agar ketika masuk di level bekerja, otomatis otaknya kan dia bekerja. Beranilah istilahnya untuk gerak gitu. Inovasi-inovasi, kreasi-kreasi kan berarti kan muncul,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya publikasi dari media untuk membangun citra merek yang kuat, meskipun usahanya berbasis di desa.

“Kalau nanti akhirnya ter-publish di berbagai media, itu kan bisa jadi branding ya, corporate branding gitu,” ujarnya.

Baca Juga: Legislator Puguh Wiji Pamungkas Apresiasi Kinara, Duta Pariwisata Cilik yang Harumkan Jawa Timur

Selain itu, Galih ingin mengubah paradigma umum bahwa desa hanya tempat tenaga kerja, bukan tempat berkembangnya usaha. Kini, justru banyak warga kota yang tertarik bekerja di desanya.

“Stigmanya, kalau orang desa kerja ke kota, umumnya kan seperti itu. Nah, sekarang juga ternyata bisa kok, yang kota juga kerja ke desa,” katanya.

Galih menyebut tantangan awal adalah meyakinkan tenaga profesional kota untuk mau ikut membangun bersama di desa. Namun, dengan manajemen yang matang dan pendekatan progresif, hal itu bisa diatasi.

“Dengan penghargaan ini bisa menjadi trust buat kami, untuk mau bisa bangun desa bareng-bareng di sini,” pungkasnya.

Baca Juga: Kunjungi DPRD Jatim, Civitas Unjani dan Untag Bahas Isu Ketenagakerjaan Bareng Puguh Wiji Pamungkas

Dalam kunjungan tersebut, tim SMSI Malang Raya juga diajak melihat langsung aktivitas produksi di workshop Reven Leather. Galih mengungkapkan rencana untuk membuka tempat produksi baru khusus pengerjaan tas dan merchandise kulit karena meningkatnya permintaan pasar.

“Tempatnya tetap di sekitar sini, sekarang sementara untuk produksi di lantai 2 ini dulu,” ujarnya sambil menunjukkan lokasi produksi yang dipenuhi paket siap kirim ke berbagai kota di Indonesia.

Produk Reven Leather kini tak hanya dikenal di pasar dalam negeri, tetapi juga telah menembus pasar ekspor, seperti ke Malaysia dan Singapura, menandai kesiapan bisnis desa ini bersaing di level internasional.

(***)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Arvendo Mahardika

Sumber: WartaJatim.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X