• Sabtu, 18 April 2026

Letjen TNI (Purn) Anto Mukti Putranto Tinjau Langsung Kesiapan Program Sekolah Rakyat dan Makan Bergizi Gratis di Kota Malang

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Senin, 23 Juni 2025 | 14:52 WIB
Kunjungan Kerja KSP ke Malang: Memastikan Kesiapan Program Pendidikan dan Gizi Nasional (Foto: malangkota.go.id)
Kunjungan Kerja KSP ke Malang: Memastikan Kesiapan Program Pendidikan dan Gizi Nasional (Foto: malangkota.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Letjen TNI (Purn) Anto Mukti Putranto, melakukan kunjungan kerja di Kota Malang pada hari Jumat, 20 Juni 2025.

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau kesiapan dua program prioritas nasional, yakni Sekolah Rakyat dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kota Malang, Dalam kunjungannya, KSP meninjau dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Tlogowaru, Kecamatan Kedungkandang, yang merupakan bagian penting dari program MBG.

Baca Juga: Ju Haknyeon Resmi Keluar dari THE BOYZ Usai Skandal dengan Mantan Aktris Film Dewasa Jepang

Ia berkeliling melihat langsung berbagai titik pelaksanaan program MBG untuk memastikan standar kebersihan dan kelayakan dapur produksi.

“Saya ke sini untuk melihat langsung perkembangan program MBG yang dicanangkan Bapak Presiden. Tadi saya tinjau salah satu dapur produksi. Secara umum sudah memenuhi syarat, tetapi ada beberapa hal teknis yang perlu disempurnakan,” ujar Letjen Anto Mukti Putranto.

KSP memberikan sorotan khusus pada aspek higienitas dan manajemen sirkulasi bahan pangan mulai dari bahan mentah masuk hingga distribusi makanan.

Baca Juga: Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Polda Metro Klarifikasi UGM dan SMAN 6 Solo

Ia juga memberikan saran terkait pengelolaan limbah air dapur yang dapat dimanfaatkan untuk menyiram tanaman di sekitar dapur, sehingga lebih efisien dan ramah lingkungan.

Setelahnya, KSP bersama Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, melakukan peninjauan kesiapan fasilitas Sekolah Rakyat yang berlokasi di gedung eks Poltekom Tlogowaru.

Program Sekolah Rakyat ini dirancang khusus bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar mendapatkan akses pendidikan berkualitas.

Baca Juga: Konflik Iran-Israel Memuncak, Trump Sebut Khamenei “Target Mudah” dan Klaim Tahu Lokasi Persembunyiannya

Tahap pertama program ini menargetkan penampungan 1.000 siswa di 100 sekolah yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Kepala Staf Kepresidenan menjelaskan bahwa fasilitas Sekolah Rakyat akan dilengkapi dengan konsep asrama, laboratorium, pengawasan CCTV, dan teknologi smart board untuk standar pembelajaran yang merata.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: malangkota.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X