“Program ini bukan hanya menghadirkan akses pendidikan, tetapi juga dirancang dengan konsep asrama, laboratorium, pengawasan CCTV, dan smart board untuk standarisasi pembelajaran di seluruh Indonesia. Presiden ingin memastikan bahwa anak-anak dari seluruh pelosok negeri mendapatkan pendidikan dengan kualitas yang setara,” katanya.
Baca Juga: Jangan Nekat! Bawa Air Zamzam ke Kabin Bisa Bikin Repot, Ini Solusi Resminya
KSP menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah memutus rantai kemiskinan melalui penyediaan pendidikan bermutu bagi anak-anak yang selama ini terpinggirkan.
Menurutnya, pendidikan dan kesehatan merupakan fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia.
“Bapak Presiden menaruh perhatian besar pada pendidikan dan kesehatan sebagai fondasi utama pembangunan SDM. Saya melihat progresnya di Malang sudah cukup baik. Tinggal dirapikan dan dilengkapi sedikit,” tambahnya.
Selain itu, KSP mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh Wali Kota Malang serta kementerian terkait yang membantu pengawasan dan verifikasi data di lapangan.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah yang menjadi kunci keberhasilan program Sekolah Rakyat dan MBG.
Program ini diyakini dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Komitmen bersama ini tidak hanya mempercepat pelaksanaan program, tetapi juga menjamin kualitas serta keberlanjutan demi menciptakan sumber daya manusia unggul bagi masa depan Indonesia. (gha)
Artikel Terkait
Sekda Erik Setyo Santoso: ASN Kota Malang Wajib Dukung Sukses Porprov IX Jawa Timur 2025
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Pimpin Pencarian Maksimal Korban Hanyut Nia Maulida di Sungai Brantas
Kota Malang Pimpin Perolehan Medali di Porprov Jawa Timur IX 2025 dengan Target Juara Umum
Wali Kota Malang Lepas 1.142 Atlet dan Targetkan 162 Emas di Porprov IX Jawa Timur 2025
Koalisi Rakyat dan Lembaga Pengkajian Dorong Kewirausahaan Hijau Lewat Kunjungan Griya Maggot BSF di Kota Malang