WartaJatim.CO.ID - Lonjakan jumlah wisatawan yang berkunjung ke kawasan Kayutangan Heritage menunjukkan tingginya minat publik terhadap destinasi ini.
Sebagai ikon wisata perkotaan di Kota Malang, Kayutangan menjadi pilihan alternatif di tengah keterbatasan wisata alam yang dimiliki kota ini.
Melihat tren positif tersebut, sejumlah pemangku kepentingan mulai menyoroti perlunya penguatan infrastruktur dan fasilitas pendukung agar kawasan ini semakin representatif.
Baca Juga: Legislator Kota Malang Rendra Masdrajad Safaat Kritisi Pengurangan Rencana Lantai Parkir Kayutangan
Salah satu perhatian serius datang dari Anggota DPRD Kota Malang, Rendra Masdrajad Safaat.
Ia menyatakan bahwa destinasi urban seperti Kayutangan punya potensi besar, dan perlu dimaksimalkan dengan perencanaan yang matang.
Terlebih, keberadaan ruang publik dan fasilitas parkir yang memadai sangat krusial untuk mendukung kenyamanan wisatawan.
Dalam unggahan videonya di Instagram @rendra.m.s pada Jumat, 1 Agustus 2025, Rendra menyampaikan gagasan pembangunan Hall of Fame di sisi barat Kayutangan.
Tempat ini nantinya bisa menjadi ruang serbaguna untuk berbagai acara seni, budaya, hingga mendatangkan selebritas.
"Sisi barat bisa dilebarkan ke Las Vegas ada Hall of Fame, kita bisa undang artis film di sana bisa diadakan acara-acara dan banyak yang datang," kata Rendra.
Namun, perhatian utama Rendra justru tertuju pada permasalahan klasik yang terus berulang di kawasan ini: keterbatasan lahan parkir.
Ia menilai, solusi permanen harus segera dirumuskan agar pertumbuhan wisata tak terhambat.
Artikel Terkait
Iduladha 1446 H, Rendra Masdrajad Safaat dan Primaland Salurkan Kurban untuk Warga Malang Raya
Atlet Panahan Kota Malang Dapat Suntikan Semangat dari Rendra Masdrajad Safaat Anggota DPRD, Ini Katanya
Rendra Masdrajad Safaat Desak PDAM Kota Malang Lebih Sigap Tangani Kebocoran Air di Sumbersari, Lowokwaru
Rendra DPRD Malang Soroti Kemacetan di Jalan Suhat yang Kerap Mengular, Sarankan Tambah Fasilitas Ini
Tanpa Bebani APBD, Legislator Kota Malang Rendra MS Sebut Sekolah Rakyat Jadi Peluang Emas Pendidikan Inklusif