• Sabtu, 18 April 2026

Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib Dorong ASN Dukung Program 3 Juta Rumah Melalui Sosialisasi Peduli Rumah ASN Makmur

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Rabu, 29 Oktober 2025 | 06:00 WIB
Pemkab Malang Gandeng BP Tapera dan BSI, Wujudkan Rumah Layak Huni untuk ASN Berpenghasilan Rendah (Foto: malangkab.go.id)
Pemkab Malang Gandeng BP Tapera dan BSI, Wujudkan Rumah Layak Huni untuk ASN Berpenghasilan Rendah (Foto: malangkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Klasikal melalui jalur sosialisasi bertajuk “Peduli Rumah ASN Makmur” yang digelar di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (27/10) siang.

Kegiatan tersebut terselenggara atas kerja sama Pemerintah Kabupaten Malang dengan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) dan Bank Syariah Indonesia (BSI), serta diikuti oleh 500 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Malang.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Malang, Pelaksanaan kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Malang dalam mendukung program nasional milik Pemerintah Pusat, yaitu Program 3 Juta Rumah.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Soroti Dana Pemda di Giro, Sebut Bisa Diperiksa BPK

Program tersebut bertujuan menyediakan hunian yang layak dan terjangkau, terutama bagi masyarakat yang tergolong dalam kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Dalam sambutannya, Wabup Lathifah Shohib yang akrab disapa Bu Nyai Lathifah menegaskan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat agar manfaatnya bisa dirasakan secara luas.

“Kegiatan ini sebagai wujud komitmen yang harus terus kita jaga, khususnya dalam rangka mendukung salah satu program Pemerintah Pusat yakni, Program 3 Juta Rumah, yang mana tujuan utamanya yakni untuk menyediakan rumah layak huni bagi masyarakat, khususnya yang masuk dalam kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR),” jelas Bu Nyai Lathifah saat memberikan arahan.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Sindir Klaim Dedi Mulyadi Soal Dana Pemda Jabar: “Malah Lebih Rugi Kalau Disimpan di Giro”

Lebih lanjut, Bu Nyai Lathifah menjelaskan bahwa Program 3 Juta Rumah merupakan lanjutan sekaligus penguatan dari Program Satu Juta Rumah yang sudah diluncurkan sejak tahun 2015.

Tujuan utamanya adalah untuk mengatasi backlog atau kesenjangan antara jumlah rumah yang dibutuhkan dengan rumah yang tersedia di Indonesia.

Menurutnya, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap kepemilikan hunian yang layak dan terjangkau, termasuk bagi kalangan ASN yang berpenghasilan rendah.

Baca Juga: Pramono Anung Akui Dana Rp14,6 Triliun DKI Mengendap di Bank, Ungkap Alasannya 1000 Persen Benar

Dengan adanya program ini, para ASN memiliki peluang yang lebih besar untuk memiliki rumah sendiri melalui skema kredit pemilikan rumah (KPR) yang lebih ringan dan bersubsidi.

“Melalui Program 3 Juta Rumah ini, nantinya para ASN akan memiliki kesempatan yang lebih terbuka untuk memiliki hunian layak, melalui skema yang memudahkan dan juga meringankan ASN,” tegasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: malangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X