• Sabtu, 18 April 2026

Wakil Bupati Malang Hadiri Wisuda dan Sumpah Perawat Universitas Kepanjen 2025 Dorong Profesionalisme

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Senin, 27 Oktober 2025 | 08:30 WIB
Wakil Bupati Malang Hadiri Wisuda Perawat Universitas Kepanjen 2025 dan Dorong Profesionalisme Tenaga Kesehatan (Foto: malangkab.go.id)
Wakil Bupati Malang Hadiri Wisuda Perawat Universitas Kepanjen 2025 dan Dorong Profesionalisme Tenaga Kesehatan (Foto: malangkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, menghadiri Wisuda dan Sumpah Perawat Diploma, Sarjana, dan Profesi Universitas Kepanjen Tahun 2025 yang digelar di Hotel Ijen Suites Kota Malang, Minggu (26/10) pagi.

Acara wisuda ini dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Malang, rektor dan seluruh civitas akademika Universitas Kepanjen, Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur secara daring, Ketua Kolegium Keperawatan Indonesia, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Malang, Ketua Yayasan, serta para wisudawan/wisudawati beserta orang tua dan wali mereka.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Malang, Pada kesempatan ini, Wakil Bupati Malang mewakili Pemerintah Kabupaten Malang menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati yang resmi diangkat sumpah sebagai perawat profesional.

Baca Juga: Ribuan Warga Padati Alun-alun Bangkalan untuk Dzikir dan Shalawat Majelis Al Khidmah Peringati Hari Jadi ke-494

Hari ini bukan sekadar momentum formal untuk menerima ijazah, melainkan merupakan titik awal pengabdian profesional, amanah besar, dan panggilan nurani untuk melayani masyarakat.

“Terima kasih dan apresiasi saya sampaikan kepada segenap civitas academica Universitas Kepanjen dan semua pihak yang telah berkontribusi, sehingga kegiatan ini dapat terselenggara tanpa adanya kendala yang berarti,” ungkap Wabup Malang.

Profesi keperawatan menuntut kompetensi klinis, empati, integritas, serta ketangguhan moral dalam menghadapi beragam tantangan kesehatan masyarakat.

Baca Juga: Anak-anak Serbu favehotel Malang, Serunya Rayakan Halloween dengan Hias Donat Monster

Terdapat beberapa hal yang perlu menjadi perhatian para perawat muda, termasuk penguatan layanan kesehatan primer dan akses universal bagi seluruh masyarakat.

Peran perawat sebagai ujung tombak layanan kesehatan primer semakin strategis baik di puskesmas, posyandu, maupun layanan homecare.

Dalam pemanfaatan teknologi kesehatan, era rekam medis elektronik, telemedicine, dan aplikasi pemantauan kesehatan menuntut perawat untuk terus meningkatkan literasi digital.

Baca Juga: Puguh Wiji Pamungkas Ungkap 4 Skill Wajib agar Anak Muda Tak Tersingkir di Tengah Krisis Lapangan Kerja

Teknologi menjadi alat yang memperluas jangkauan pelayanan kesehatan, namun tidak menggantikan sentuhan kemanusiaan yang hanya dapat diberikan oleh perawat.

Aspek kesehatan mental dan beban kerja tenaga kesehatan harus mempertimbangkan kondisi geografis Kabupaten Malang yang beragam dan menantang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: malangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X