• Sabtu, 18 April 2026

Belum Selesai Kasus BBM dan Minyakita Dioplos, Kini Muncul Kasus LPG Oplosan yang Raup Keuntungan hingga Rp10 Miliar

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Senin, 17 Maret 2025 | 14:54 WIB
Ilustrasi gas LPG melon yang ramai diberitakan dioplos ke tabung gas 15 kg. (instagram.com/nursamani41)
Ilustrasi gas LPG melon yang ramai diberitakan dioplos ke tabung gas 15 kg. (instagram.com/nursamani41)

WartaJatim.CO.ID - Kasus pengoplosan bahan bakar kembali mencuat, kali ini melibatkan gas LPG bersubsidi.

Sabtu (15/03) Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri berhasil membongkar sindikat yang memindahkan isi gas LPG 3 kg bersubsidi ke tabung non-subsidi 12 kg dan 50 kg.


Aksi ilegal ini terungkap di tiga lokasi, yaitu Bekasi, Bogor, dan Tegal, dengan total keuntungan yang diraup pelaku mencapai Rp10,18 miliar.

Baca Juga: Peran TNI Andil dalam Penanganan Narkotika Dianggap Melebihi Kapasitas, Ini Berbagai Tugas yang Seharusnya Dijalankan

Praktik ini berlangsung cukup lama, yakni tujuh bulan di Bekasi dan Bogor serta satu tahun di Tegal.


"Kasus ini bukan sekadar merugikan negara, tetapi juga membahayakan masyarakat karena risiko kebocoran dan ledakan gas," ujar Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Nunung Syaifuddin, dalam konferensi pers.


Menurut hasil penyelidikan, sindikat di Bekasi dan Bogor meraup keuntungan sekitar Rp 714,28 juta per bulan, sehingga dalam tujuh bulan totalnya mencapai Rp5 miliar.

Baca Juga: Adanya Potensi Tsunami saat Lebaran 2025, BMKG Siap Memberikan Informasi Peringatan Dini Terkait Tsunami

Sementara di Tegal, keuntungan per bulan mencapai Rp432 juta dengan total Rp5,18 miliar selama setahun.


Pengoplosan LPG di Bali


Tak hanya di Jawa, praktik serupa juga ditemukan di Bali. Polisi menangkap empat tersangka yang telah menjalankan aksi ini selama empat bulan dan meraup keuntungan hingga Rp3,37 miliar.


Para pelaku membeli LPG 3 kg bersubsidi, kemudian memindahkannya ke tabung non-subsidi dan menjualnya kepada warung-warung serta usaha laundry di Kabupaten Gianyar dan sekitarnya.

Baca Juga: PT Alamtri Resources Indonesia Gelar Buka Puasa Bersama 1.000 Anak Yatim

Setiap hari, mereka memproduksi sekitar 100 tabung LPG 12 kg dan 30 tabung LPG 50 kg.


Dalam penggerebekan, polisi menyita ribuan tabung gas berbagai ukuran serta alat suntik gas yang digunakan dalam operasi ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X