Dahnil kemudian menjelaskan pemerintah Arab Saudi membatalkannya karena untuk tahun depan, penyelenggaraan haji tidak dilakukan oleh Kementerian Agama.
“Oleh sebab itu, wacana untuk pemotongan 50 persen itu tidak kami kembangkan karena kami percaya Presiden Prabowo melalui badan yang dibentuk akan berkomitmen melakukan perbaikan,” tandasnya.
Untuk tahun depan, pengelolaan manajemen haji Indonesia buka lagi dari Kementerian Agama melainkan BP Haji.***
Artikel Terkait
Kemenag Beberkan Kronologi Jemaah Haji Indonesia Jalan Kaki dari Muzdalifah ke Mina, Ungkap Lakukan Koordinasi Darurat dengan Arab Saudi
Heboh di Lantai 19! Alarm Hotel di Arab Saudi Bunyi, Jemaah Haji Indonesia Tertangkap Merokok di Kamar
Pengakuan dari Kemenag, Ini 4 Penyebab Banyak Jemaah Haji Indonesia Tidak Kebagian Tenda saat di Arafah
Curahan Hati Ivan Gunawan tentang Perjalanan Haji 2025, Kenang Semasa Datang hingga Pulang dari Tanah Suci