• Sabtu, 18 April 2026

Anies Baswedan Hadiri Pemakaman Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Ibu Korban Histeris Menyambut

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Senin, 1 September 2025 | 11:10 WIB
Anies Baswedan sempat melayat ke rumah duka Affan Kurniawan, driver ojol yang jadi korban rantis Brimob.  (Instagram/ridho9yahya)
Anies Baswedan sempat melayat ke rumah duka Affan Kurniawan, driver ojol yang jadi korban rantis Brimob. (Instagram/ridho9yahya)

WartaJatim.CO.ID - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan. Pengemudi ojek online (ojol) yang meninggal dunia setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat aksi demonstrasi pada Kamis, 28 Agustus 2025.

Anies mendatangi rumah duka Affan pada Jumat, 29 Agustus 2025, dengan mengenakan kemeja biru tua. Kehadirannya disambut tangisan pilu keluarga, termasuk teriakan histeris ibu korban.

“Pak, anak saya nggak ada Pak, anak saya nggak ada ini,” ucap sang ibu, dikutip dari unggahan akun Instagram @ridho9yahya.

Tak berhenti di rumah duka, Anies juga turut mengantarkan jenazah Affan ke tempat peristirahatan terakhir di TPU Karet Bivak, Jakarta, sebagaimana terlihat dalam unggahan akun @rukmanaaa08.

Baca Juga: Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa untuk Affan, Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob Saat Demo

Lewat Instagram pribadinya, Anies menuliskan pesan penuh keprihatinan dan kemarahan atas insiden yang menimpa pemuda berusia 21 tahun tersebut.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kita amat terpukul dan geram atas wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang meninggal tragis saat menyuarakan hak. Hidup muda penuh harapan terenggut dalam perjuangan keadilan,” tulisnya.

Anies menekankan bahwa peristiwa ini tidak boleh berhenti hanya pada permintaan maaf dari Kapolri, tetapi harus disertai dengan langkah hukum nyata.

Anies Baswedan saat menemui ibu Affan Kurniawan (kiri) dan saat ikut ke pemakaman di TPU Karet Bivak (kanan). (Instagram/ridho9yahya - Instagram/rukmanaaa08)

Baca Juga: Polisi Periksa 7 Anggota Brimob Usai Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis Saat Demo Jakarta

“Kita mendesak investigasi transparan dan proses hukum tegas. Langkah Kapolri dengan permintaan maaf terbuka harus dituntaskan dengan penegakan hukum konsekuen,” ujarnya.

Lebih jauh, Anies menyinggung pentingnya ruang aman bagi rakyat dalam menyampaikan aspirasi tanpa rasa takut. Ia menilai perilaku semena-mena aparat justru bisa memicu kemarahan publik.

“Ke depan, penyampaian aspirasi harus tetap bisa dilakukan tanpa rasa takut. Namun, bagaimana rakyat dituntut menyampaikan aspirasi dengan damai jika wakil rakyat dan penyelenggara negara berperilaku semena-mena dan berkomentar semaunya yang meremehkan akal sehat publik?” tulisnya lagi. Di akhir pernyataannya, Anies menegaskan agar tragedi serupa tidak kembali terjadi.

Baca Juga: Pasha Ungu Menangis di Rumah Duka Driver Ojol Korban Rantis Brimob, Minta Keadilan Ditegakkan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X