Investopedia mencatat, “Tarif juga kerap dipakai untuk melindungi kepentingan strategis, seperti industri pertahanan. Negara maju seperti Amerika Serikat dan negara-negara Eropa Barat dikenal sangat protektif terhadap sektor yang berkaitan dengan keamanan nasional.”
Dengan meningkatnya praktik proteksi perdagangan global, kebijakan tarif diprediksi akan terus menjadi alat strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan negara.
(FN)
Artikel Terkait
Soal Deal Tarif RI-AS 19 Persen, Menko Airlangga Jelaskan Transfer Data Pribadi Termasuk dalam Kesepakatan
RI Dikenai Tarif 19 Persen oleh AS, Mendag Budi Santoso Sebut Ini Peluang Emas Tarik Investasi dan Dongkrak Ekspor
AS Naikkan Tarif Impor Jadi 50 Persen untuk India, Imbas Pembelian Minyak dari Rusia
Industri Jepang Rugi 100 Juta Yen per Jam! Jepang Paksa AS Turunkan Tarif Mobil
AS-China Perpanjang Gencatan Perang Dagang hingga November 2025, Tarif Masih Berlaku
Perusahaan China Serbu Indonesia untuk Hindari Tarif AS, Harga Lahan Industri Melonjak