• Sabtu, 18 April 2026

Indonesia Jadi Korban Kasus Udang Tercemar Cs-137, 14 Kontainer Filipina di Priok Dipastikan Terkontaminasi

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Senin, 29 September 2025 | 11:35 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, ungkap akan mengirim kembali kontainer dari Filipina terkait udang beku yang terpapar zat radioaktif.  ((Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden))
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, ungkap akan mengirim kembali kontainer dari Filipina terkait udang beku yang terpapar zat radioaktif. ((Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden))

 

WartaJatim.CO.ID - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa Indonesia menjadi pihak yang dirugikan dalam polemik dugaan udang yang terpapar zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137).

Pernyataan ini muncul setelah pemerintah mendeteksi adanya 14 kontainer asal Filipina yang positif mengandung zat berbahaya tersebut di Pelabuhan Tanjung Priok.

“Kita ini Indonesia sebetulnya menjadi korban, korban karena di saat bersamaan pemerintah kita menemukan ada 14 kontainer ini yang di Pelabuhan Priok segera kita re-ekspor, yang berasal dari Filipina terdeteksi paparan Cs-137,” ungkap Zulkifli Hasan atau Zulhas di Jakarta Pusat, Jumat (12/9/2025).

Baca Juga: FDA Temukan Kontaminasi Cs-137 pada Udang Beku Walmart, Produk Asal Indonesia Ditarik dari 13 Negara Bagian

Menurut keterangan Menko Pangan itu, pemerintah akan segera mengembalikan seluruh kontainer ke Filipina. Dari 14 kontainer yang diamankan, sembilan di antaranya telah diperiksa lebih detail dan terbukti terkontaminasi zinc concentrate powder.

Temuan ini membuat pemerintah bergerak cepat untuk mencegah risiko lebih besar terhadap masyarakat.

Zulhas menambahkan, kasus tersebut menjadi titik penting bagi Indonesia untuk memperketat regulasi pengawasan barang impor.

Baca Juga: Klaim Stok Melimpah, Mentan Andi Amran Pastikan Indonesia Bebas Impor Beras Hingga Akhir 2025

“Jadi ini, jadi kita ini juga sekarang mulai kita lihat regulasi kita, kita perketat terutama untuk barang-barang yang tadi yang barang-barang yang mengandung limbah, terutamanya scrap sama serbuk,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Agustus 2025, isu serupa juga mencuat ketika Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) melaporkan adanya dugaan udang beku asal Indonesia yang terkontaminasi Cs-137.

Produk yang berasal dari PT Bahari Makmur Sejati (BMS Food) itu diketahui sudah masuk ke pasar ritel besar Walmart di Amerika.

Baca Juga: Heboh Food Tray MBG Impor Diduga Mengandung Babi, IPNU Desak Pemerintah Hentikan Produk China

FDA kemudian mengeluarkan peringatan resmi kepada masyarakat agar segera membuang produk tersebut dan tidak lagi menyajikannya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X