• Sabtu, 18 April 2026

Isu Utang Whoosh Rp116 Triliun Heboh, Luhut: “Restrukturisasi Saja, Bukan APBN”

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Rabu, 22 Oktober 2025 | 13:07 WIB
Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan merespons tentang pemberitaan kereta cepat Whoosh.  (Instagram/luhut.pandjaitan)
Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan merespons tentang pemberitaan kereta cepat Whoosh. (Instagram/luhut.pandjaitan)

Baca Juga: Layang-Layang Bikin Whoosh Mogok! KCIC Catat 50 Insiden, Kereta Cepat Tertunda hingga 50 Menit

Menanggapi hal itu, Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, membeberkan dua skema penyelesaian utang yang tengah disiapkan.

Pertama, menambah penyertaan modal agar perusahaan bisa mandiri secara operasional. Kedua, menyerahkan infrastruktur proyek menjadi milik pemerintah seperti sistem perkeretaapian nasional lainnya.

“Utang pembangunannya cukup besar, tapi operasional Whoosh sudah berjalan baik. Dua opsi ini yang sedang kami pertimbangkan,” ujarnya.

Dony menilai proyek Whoosh membawa dampak positif dalam meningkatkan mobilitas masyarakat dan efisiensi waktu tempuh antara Jakarta dan Bandung.

Baca Juga: Wamendagri: 86 Kepala Daerah Akan Hadiri Retret di IPDN Jatinangor, Naik Whoosh ke Bandung

Dengan nilai utang mencapai 7,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp116 triliun, restrukturisasi dinilai sebagai jalan realistis untuk menjaga stabilitas keuangan proyek tanpa membebani APBN.

Pemerintah berharap langkah ini bisa memperkuat kemandirian pembiayaan infrastruktur di masa mendatang.

(HCY)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X