WartaJatim.co.id - Kabar duka datang dari Aceh, tokoh bersejarah Teungku Nyak Sandang dikabarkan wafat di kediamannya di Desa Lhuet, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, pada Selasa, 7 April 2026, pukul 12.20 WIB.
Kabar tersebut telah dikonfirmasi pihak keluarga. Almarhum mengembuskan napas terakhir pada usia 100 tahun.
Nyak Sandang dikenal luas sebagai salah satu donatur penting dalam pembelian pesawat pertama milik Indonesia, Seulawah RI-001. Kepergiannya pun memantik duka sekaligus mengenang jasa besar yang pernah ia berikan bagi bangsa.
Donatur Pesawat Seulawah RI-001
Dalam catatan sejarah, Nyak Sandang merupakan saudagar asal Aceh yang turut menyumbangkan dana untuk pembelian pesawat sipil pertama Indonesia.
Baca Juga: Viral Pedagang Diduga Ancam Satpol PP di Rasuna Said, Sempat Bawa Pisau
Pesawat Seulawah RI-001 sendiri memiliki peran penting dalam masa awal kemerdekaan, terutama sebagai alat transportasi bagi pejabat negara dalam menjalankan misi diplomasi.
Pesawat tersebut bahkan pernah digunakan untuk mengantarkan Wakil Presiden Mohammad Hatta dalam perjalanan ke berbagai wilayah di Sumatera.
Bermula dari Ajakan Soekarno
Kisah kontribusi Nyak Sandang berawal saat Presiden pertama Indonesia, Soekarno, datang ke Aceh pada Juni 1948.
Kala itu, pemerintah Indonesia tengah menghadapi kesulitan ekonomi akibat blokade Belanda, sehingga membutuhkan dukungan rakyat untuk membeli pesawat sebagai “jembatan udara” bagi Indonesia.
Baca Juga: Zaskia Adya Mecca Kecewa Sidang Kasus Pemukulan Tak Jelas, Soroti Sistem Peradilan Militer
Dalam pertemuan dengan para saudagar Aceh di Atjeh Hotel Kutaradja, ajakan Soekarno disambut antusias oleh masyarakat setempat.
Donasi Tanah dan Emas
Artikel Terkait
Kabar Duka: Ekonom Arif Budimanta Wafat di Usia 57 Tahun
Gresik Berduka, Atlet Nasional Naufal Takdir Al Bari Wafat di Rusia Usai Cedera Latihan
Kisah Pilu MH Siswa SMPN 19 Tangsel yang Wafat Akibat Bullying, KPAI Desak Proses Hukum Segera Jalan
Siswa SMPN 19 Tangsel Meninggal Diduga Korban Bullying, Keluarga Ungkap Kondisi Tragis Sebelum Wafat
Heboh Insiden Golf Dirut Bank BJB Jelang Wafat, Pengamat Bongkar Risiko dan Pelanggaran Jam Kerja Pejabat
Mualem Ungkap Pengungsi Aceh Wafat karena Kelaparan, Bukan Banjir: Bantuan Tak Tembus Pedalaman