• Sabtu, 18 April 2026

Wali Kota Surabaya Menerbitkan Surat Edaran GERMAS untuk Meningkatkan Kesehatan Masyarakat

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Jumat, 21 Februari 2025 | 11:42 WIB
Eri Cahyadi Instruksikan GERMAS (Foto: surabaya.go.id)
Eri Cahyadi Instruksikan GERMAS (Foto: surabaya.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, baru-baru ini menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 400.7.27.2/2090/436.7.2 Tahun 2025 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

SE yang ditandatangani oleh Wali Kota Eri Cahyadi itu diterbitkan untuk meningkatkan produktivitas penduduk.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kota Surabaya, Surat Edaran ini dibagikan kepada pimpinan fasilitas kesehatan tingkat lanjut/tingkat pertama/laboratorium, pimpinan pengusaha Hotel dan Restoran, serta pimpinan BUMD/BUMN/Pusat Perdangan/Perkantoran/Perbankan.

Baca Juga: Maidi-Bagus Dilantik Prabowo, Madiun Prioritaskan Makan Bergizi dan Layani Rakyat!

Wali Kota Eri Cahyadi mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan aktivitas fisik, seperti latihan fisik atau senam secara rutin minimal satu kali dalam seminggu.

Ia juga mendorong kerja bakti di lingkungan rumah, masyarakat, atau tempat kerja, serta melakukan senam peregangan di tempat kerja masing-masing setiap pukul 10.00 WIB.

Wali Kota Eri Cahyadi menjelaskan, "Peningkatkan Perilaku Hidup Sehat (PHBS), diantaranya persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan, memastikan dan mendukung pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif pada bayi usia 0 sampai 6 bulan, memantau perkembangan dan pertumbuhan balita di setiap Posyandu, mencuci tangan dengan air bersih, mengunakan jamban sehat, memberantas jentik nyamuk dan tidak merokok."

Baca Juga: Satpol PP Surabaya Gencarkan Patroli Antisipasi Gangguan Trantibum Selama Bulan Ramadan 2025

Wali Kota Eri Cahyadi juga menginstruksikan penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi.

Hal ini dilakukan dengan menerapkan pangan sehat sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 41 Tahun 2014 tentang pedoman gizi seimbang.

Ia mendorong peran serta fasilitas kesehatan hingga masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular maupun tidak menular.

Skrining kesehatan secara terintegrasi di Posbindu, Posyandu Keluarga (Posga), dan pemantauan kesehatan berkesinambungan di Puskesmas juga menjadi fokus.

Baca Juga: Khofifah dan Emil Dilantik: Awal Baru untuk Jawa Timur di Bawah Kepemimpinan Bersama

"Peningkatan kualitas Hidup Sehat ini, bertujuan untuk memutus mata rantai penularan penyakit," imbuhnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: Pemerintah kota Surabaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X