• Sabtu, 18 April 2026

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap Pertama Dorong Warga Morokrembangan Gelar Lomba Dayung

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 19 Agustus 2025 | 13:58 WIB
Dari Sungai Kumuh ke Panggung Meriah: Warga Morokrembangan Gelar Lomba Dayung di Kalianak (Foto: surabaya.go.id)
Dari Sungai Kumuh ke Panggung Meriah: Warga Morokrembangan Gelar Lomba Dayung di Kalianak (Foto: surabaya.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Rampungnya normalisasi tahap pertama Sungai Kalianak memberikan dampak nyata bagi warga sekitar.

Aliran sungai yang kini lebih bersih dan tertata lancar membuat fungsinya kembali optimal sekaligus menjadi lokasi kegiatan positif masyarakat.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kota Surabaya, Warga Kalianak Timur memanfaatkan kondisi ini untuk merayakan HUT ke-80 Republik Indonesia dengan menggelar lomba dayung yang meriah.

Baca Juga: Peringatan HUT RI ke-80 di Penjuru Tanah Air Dimeriahkan Lomba Unik, Doa Bersama, dan Aksi Kepedulian Sosial

Para peserta lomba menggunakan perahu sederhana dan menunjukkan semangat kebersamaan serta kekompakan di atas aliran sungai yang telah diperbaiki.

Kegiatan ini membuktikan bahwa sungai yang sebelumnya identik dengan kekumuhan kini dapat menjadi ruang publik yang bermanfaat.

Lomba dayung tidak hanya sebagai ajang perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi cara warga menghidupkan kembali sungai sebagai sarana kegiatan masyarakat.

Baca Juga: Wali Kota Malang Apresiasi Paskibraka dan Perkuat Persatuan di Resepsi Malam Kenegaraan HUT RI ke-80

Lurah Morokrembangan, Ahmad Kusairi, mengatakan bahwa lomba dayung tidak hanya sekadar untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan, tetapi juga untuk mengembalikan fungsi sungai sebagai ruang publik.

“Dulu sungai ini sering dianggap kumuh, tetapi setelah dinormalisasi, kami ingin menunjukkannya bisa jadi sarana kegiatan positif. Lomba dayung ini wujud rasa syukur sekaligus semangat kebersamaan warga,” kata Kusairi, Senin (18/8/2025).

Lomba ini diikuti oleh perwakilan RT 1 hingga RT 4, serta warga RW 7 Kelurahan Morokrembangan, dengan menggunakan perahu sederhana.

Baca Juga: Ramai Polemik Royalti Musik, Pasha Ungu Tegaskan LMKN Sudah Sesuai Aturan dan Ingatkan Jangan Tinggalkan Lagu Lokal

Mayoritas peserta memiliki latar belakang sebagai nelayan, sehingga lomba dayung sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan profesi mereka kepada masyarakat luas.

“Kami ingin memperkenalkan bahwa warga kami di sini berprofesi sebagai nelayan, bergulat dengan perahu, dan air untuk mencari rezeki. Sehingga dengan adanya lomba dayung ini untuk meningkatkan rasa cinta kami kepada warga Kalianak,” ungkapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Surabaya.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X