WartaJatim.CO.ID - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya terus melanjutkan inovasi edukatif melalui program Satpol PP Goes To School yang kini diperluas ke jenjang anak usia dini.
Program bertajuk Satpol PP Goes To PAUD tersebut digelar di SD Khadijah 3, Jalan Raya Lontar Candi Lempung, Manukan Kulon, Tandes, pada Kamis (11/9/2025).
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kota Surabaya, Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bunda PAUD Kota Surabaya, Rini Indriyani, yang memberikan pembelajaran sesuai dengan tingkat pemahaman anak-anak.
Baca Juga: Wabup Pasuruan Gus Shobih Dorong Pemuda Jadi Petani Milenial Melalui Agriculture Festival 2025
Rini menegaskan bahwa materi utama yang disampaikan adalah pembiasaan disiplin dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari cara makan dengan benar, membuang sampah pada tempatnya, hingga bangun pagi agar tidak terlambat datang ke sekolah.
“Disini kita tekankan kepada anak-anak bagaimana cara-cara disiplin tapi levelnya anak-anak. Sehingga mereka bisa mengikuti dengan gembira tanpa paksaan,” kata Bunda Rini.
Selain menanamkan kedisiplinan, ia juga menekankan pentingnya edukasi tentang perlindungan diri.
Anak-anak diberi pemahaman untuk mengenali bagian tubuh sensitif yang tidak boleh disentuh orang lain, meliputi mulut, dada, pantat, serta area kemaluan.
“Jika ada orang yang tidak dikenal atau bahkan yang dikenal menyentuh bagian-bagian tersebut, anak-anak harus berani lari, teriak, dan melaporkannya kepada guru, ayah, atau ibu," tegas Bunda Rini.
Menurut Rini, pembekalan sejak dini sangat penting sebagai langkah pencegahan kekerasan dan pelecehan seksual yang bisa terjadi pada usia berapa pun, bahkan dilakukan oleh orang terdekat.
Ia menuturkan pernah menjumpai seorang anak yang secara naluriah menolak sentuhan dari orang asing, dan hal ini dianggap sebagai bukti keberhasilan edukasi dari orang tua.
"Saya salut ketika anak ini memiliki naluri melindungi dirinya, berarti diajarkan oleh mamanya. Saya berharap semua anak di Kota Surabaya bisa terhindar dari pelecehan apa pun, dan kita mulai dari usia dini untuk membiasakan mereka berani menolak dan berani melapor," ungkapnya.
Artikel Terkait
Satpol PP Surabaya Tangkap 38 Orang Pesta Miras dalam Patroli Asuhan Rembulan
Satpol PP Surabaya Gencarkan Patroli Antisipasi Gangguan Trantibum Selama Bulan Ramadan 2025
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Instruksikan Evaluasi Layanan Publik di Kelurahan dan Camat Serta Tegaskan Larangan Pungli
FPK Kota Surabaya Pasang 100 Spanduk “Jogo Suroboyo” untuk Perkuat Gotong Royong Warga
Pemkot Surabaya Tingkatkan Pendidikan Anak Usia Dini Lewat Program Wajib Belajar 13 Tahun