• Sabtu, 18 April 2026

Satpol PP Surabaya Luncurkan Program Goes To PAUD Ajarkan Disiplin dan Perlindungan Diri untuk Anak Usia Dini

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Senin, 15 September 2025 | 09:46 WIB
Bunda PAUD Rini Indriyani Tekankan Pentingnya Disiplin Sejak Dini di Surabaya (Foto: surabaya.go.id)
Bunda PAUD Rini Indriyani Tekankan Pentingnya Disiplin Sejak Dini di Surabaya (Foto: surabaya.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya terus melanjutkan inovasi edukatif melalui program Satpol PP Goes To School yang kini diperluas ke jenjang anak usia dini.

Program bertajuk Satpol PP Goes To PAUD tersebut digelar di SD Khadijah 3, Jalan Raya Lontar Candi Lempung, Manukan Kulon, Tandes, pada Kamis (11/9/2025).

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kota Surabaya, Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bunda PAUD Kota Surabaya, Rini Indriyani, yang memberikan pembelajaran sesuai dengan tingkat pemahaman anak-anak.

Baca Juga: Wabup Pasuruan Gus Shobih Dorong Pemuda Jadi Petani Milenial Melalui Agriculture Festival 2025

Rini menegaskan bahwa materi utama yang disampaikan adalah pembiasaan disiplin dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari cara makan dengan benar, membuang sampah pada tempatnya, hingga bangun pagi agar tidak terlambat datang ke sekolah.

“Disini kita tekankan kepada anak-anak bagaimana cara-cara disiplin tapi levelnya anak-anak. Sehingga mereka bisa mengikuti dengan gembira tanpa paksaan,” kata Bunda Rini.

Selain menanamkan kedisiplinan, ia juga menekankan pentingnya edukasi tentang perlindungan diri.

Baca Juga: Wabup Shobih Lepas 51 Kafilah Pasuruan untuk MTQ Jatim XXXI 2025 di Jember dengan Target Masuk 5 Besar

Anak-anak diberi pemahaman untuk mengenali bagian tubuh sensitif yang tidak boleh disentuh orang lain, meliputi mulut, dada, pantat, serta area kemaluan.

“Jika ada orang yang tidak dikenal atau bahkan yang dikenal menyentuh bagian-bagian tersebut, anak-anak harus berani lari, teriak, dan melaporkannya kepada guru, ayah, atau ibu," tegas Bunda Rini.

Menurut Rini, pembekalan sejak dini sangat penting sebagai langkah pencegahan kekerasan dan pelecehan seksual yang bisa terjadi pada usia berapa pun, bahkan dilakukan oleh orang terdekat.

Baca Juga: Wabup Shobih Asrori Resmi Lepas 51 Kafilah MTQ Kabupaten Pasuruan Menuju Ajang Provinsi Jawa Timur 2025 di Jember

Ia menuturkan pernah menjumpai seorang anak yang secara naluriah menolak sentuhan dari orang asing, dan hal ini dianggap sebagai bukti keberhasilan edukasi dari orang tua.

"Saya salut ketika anak ini memiliki naluri melindungi dirinya, berarti diajarkan oleh mamanya. Saya berharap semua anak di Kota Surabaya bisa terhindar dari pelecehan apa pun, dan kita mulai dari usia dini untuk membiasakan mereka berani menolak dan berani melapor," ungkapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Surabaya.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X