Selain menjadi sarana kompetisi, turnamen ini turut mendukung promosi wisata daerah. Pemkot Surabaya mendorong peserta dan orang tua mereka untuk menikmati destinasi wisata unggulan seperti Taman Harmoni, Kota Lama, hingga wisata Perahu Kalimas.
Baca Juga: Bukan Sekadar Harta, Uya Kuya Sebut Kenangan Anak yang Dijarah Massa Jadi Luka Terdalam
Tidak hanya itu, aneka kuliner khas Surabaya seperti Rujak Cingur, Rawon Setan, Sate Kelopo, dan Lontong Kupang juga diperkenalkan kepada para pendatang.
“Ini kesempatan yang pas untuk menikmati wisata dan kuliner di Kota Surabaya sembari mendukung putranya berlaga di Piala Presiden,” tandas Hidayat.
Secara keseluruhan, ajang ini diikuti sekitar 18 kota/kabupaten dari berbagai wilayah di Indonesia. Kehadiran peserta dari luar daerah menjadi momentum penting untuk menjadikan Surabaya sebagai kota ramah wisata olahraga sekaligus rumah bagi pembinaan atlet muda nasional. (gha)
Artikel Terkait
Semifinal Pemilihan Cak dan Ning Surabaya 2025 Digelar di Balai Pemuda, Ratusan Pemuda Antusias Jadi Duta Pariwisata Kota Pahlawan
Pemkot Surabaya Bangun Empat Bozem Baru 2025, Wali Kota Eri Cahyadi Pastikan Rampung untuk Kendalikan Banjir dan Jadi Ruang Publik
Pemkot Surabaya Latih Petugas DTSEN untuk Pastikan Pemutakhiran Data Sosial Ekonomi Akurat dan Aman
JConnect Run Soerabaja 10K 2025 Sukses Libatkan 3.000 Peserta dan Dorong UMKM Lokal di Surabaya
Pemkot Surabaya Gandeng Wahana Visi Indonesia Tanam 1.000 Mangrove dan Bersihkan Sampah Pesisir Wonorejo