Wali Kota Eri juga menghargai kesabaran keluarga dan keikhlasan kerabat yang terus menggelar tahlil dan doa sejak musibah terjadi.
“Kami secara pribadi, keluarga, dan seluruh warga Surabaya turut mendoakan agar yang ditinggalkan diberikan kekuatan. Karena setiap musibah, Gusti Allah tidak mungkin memberikan cobaan melebihi kemampuan hamba-Nya,” imbuhnya.
Terkait data korban asal Surabaya, Eri menyatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Ponpes Al Khoziny dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memastikan jumlah dan kondisi korban.
“Korban dari Surabaya yang kami ketahui saat ini ada satu meninggal, satu ditemukan (kakak korban jiwa), dan satu yang belum ditemukan. Kami akan berkoordinasi dengan pihak pondok dan provinsi juga untuk mendata berapa total warga Surabaya yang menjadi korban,” jelasnya.
Mengakhiri kunjungan, Wali Kota Eri kembali mengajak seluruh warga Kota Pahlawan untuk memperkuat doa bagi keluarga yang berduka dan mendoakan agar santri asal Surabaya yang masih dicari segera ditemukan.
“Warga Surabaya khususnya, Jawa Timur pada umumnya, mari kita bersama-sama berdoa, semoga yang belum ditemukan segera dapat ditemukan,” pungkasnya. (gha)
Artikel Terkait
Bupati Malang dan Wamen UMKM Kunjungi Ponpes An Nur 2 Bululawang untuk Perkuat Santripreneur dan Kesejahteraan Petani Tebu
Surabaya Jadi Tuan Rumah Piala Presiden U-12 dan U-15 2025, Dorong Sport Tourism dan Regenerasi Atlet Sepak Bola Muda Nasional
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Resmikan Rumah Bank Sampah dan Rumah Cacing Puspa Mandiri sebagai Percontohan Kampung Pancasila
Usai Musibah Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Roboh, Puguh DPRD Jatim Apresiasi Langkah Cepat Pemprov dan Minta Pengawasan Diperketat
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Terapkan Strategi Kawasan untuk Atasi Banjir dan Targetkan Bebas Genangan Tahun 2026