• Sabtu, 18 April 2026

Usai Musibah Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Roboh, Puguh DPRD Jatim Apresiasi Langkah Cepat Pemprov dan Minta Pengawasan Diperketat

Photo Author
Shintiya Yulia Frantika, Wartajatim.co.id
- Selasa, 30 September 2025 | 21:47 WIB
Puguh Wiji Pamungkas DPRD Jatim ingatkan pentingnya standar keamanan bangunan pasca robohnya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo. (Foto: Tangkapan layar YouTube/Baiturrahmah Indonesia)
Puguh Wiji Pamungkas DPRD Jatim ingatkan pentingnya standar keamanan bangunan pasca robohnya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo. (Foto: Tangkapan layar YouTube/Baiturrahmah Indonesia)

WartaJatim.CO.ID -  Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah robohnya musala di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo. Peristiwa tersebut terjadi saat hampir 100 santri tengah menunaikan salat berjamaah.

Sebagai Sekretaris Fraksi PKS DPRD Jatim, Puguh mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama BPBD dan Dinas Sosial yang sigap melakukan evakuasi serta memberikan penanganan awal pasca-kejadian.

“Kami dari DPRD Jawa Timur menyampaikan duka mendalam atas musibah ini, sekaligus mengapresiasi respons cepat pemerintah provinsi dan seluruh pihak terkait yang segera turun tangan. Tindakan cepat ini sangat penting untuk menyelamatkan para santri dan meminimalisir dampak lebih besar,” ujar Puguh.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perkuat Program Kesehatan Lintas Sektor untuk Wujudkan Kota Sehat Berkelanjutan

Meski begitu, ia mengingatkan agar kejadian ini menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya standar laik fungsi bangunan, terutama untuk fasilitas pendidikan dan keagamaan.

“Peristiwa ini menjadi pembelajaran berharga agar seluruh pembangunan, baik di pesantren, sekolah, maupun fasilitas umum lainnya di Jawa Timur, benar-benar memenuhi standar laik fungsi bangunan. Keselamatan santri dan siswa harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Puguh juga mendorong pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota memperketat pengawasan pembangunan fasilitas pendidikan agar risiko serupa bisa dicegah sejak awal.

Baca Juga: Legislator Puguh Wiji Pamungkas Kenang Perjalanan 3 Tahun S-3, Sebut Sosok Ini Bukan Dosen Biasa

“Ini sebagai pengingat bagi kita semua. Di banyak tempat di Jawa Timur, ponpes dan sekolah berdiri menjadi pusat aktivitas ribuan anak didik. Karena itu, keamanan bangunan harus dijamin sejak awal,” tambahnya.

Ia menutup dengan ajakan memperkuat kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan.

“Dengan begitu, setiap musibah dapat diminimalisir, dan anak-anak kita bisa belajar dengan tenang serta aman,” pungkasnya.

(***)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Shintiya Yulia Frantika

Sumber: fraksipksjatim.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X