Pemerintah juga akan bekerja sama dengan keluarga korban untuk membantu merencanakan masa depan yang lebih baik, terutama bagi mereka yang mengalami cacat permanen.
Berdasarkan data yang dihimpun, total korban selamat asal Surabaya dari kejadian tersebut mencapai 30 orang.
Sebagian besar mengalami luka ringan seperti lecet dan cedera otak ringan. Namun satu di antaranya, Nur Ahmad, harus menjalani amputasi akibat luka berat yang dialaminya.
Langkah cepat yang dilakukan Pemkot Surabaya ini diharapkan mampu memberikan harapan baru bagi para korban dan menunjukkan bahwa pemerintah selalu hadir untuk warganya, terutama saat mereka membutuhkan dukungan di masa-masa sulit. (gha)
Artikel Terkait
Pemkot Surabaya Wisuda 800 Peserta Sekolah Orang Tua Hebat untuk Perkuat Peran Keluarga dalam Cetak Generasi Emas 2045
Pemkot Surabaya Perkuat Enam Program PAUD untuk Cetak Generasi Emas 2045 Melalui Gerakan Wajib Belajar 13 Tahun
Pemkot Surabaya dan Badan Gizi Nasional Sinergi Wujudkan Generasi Sehat Cerdas Lewat Program Makanan Bergizi Gratis
Pemkot Surabaya Hadirkan Inovasi Parkir Valet di Tunjungan Romansa untuk Permudah Akses Wisata dan Optimalkan Lahan Parkir Kota
Pemkot Surabaya dan TP PKK Perluas Pendidikan Keluarga Lewat Program Kemangi untuk Cetak Generasi Emas 2045