• Sabtu, 18 April 2026

Langganan Banjir, Dedi Mulyadi Usulkan Rumah Panggung 2,5 Meter untuk Warga Karawang

Photo Author
Baharudin Gia, Wartajatim.co.id
- Selasa, 4 Maret 2025 | 19:57 WIB
Potret Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang melakukan sidak ke daerah langganan banjir di Karawang. (Instagram.com/@dedimulyadi71)
Potret Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang melakukan sidak ke daerah langganan banjir di Karawang. (Instagram.com/@dedimulyadi71)

WartaJatim.CO.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan kunjungan ke daerah rawan banjir di Kabupaten Karawang pada Selasa, 4 Maret 2025.

Dalam tinjauannya, Dedi mengidentifikasi Desa Karangligar, Telukjambe Barat, sebagai salah satu wilayah yang sering terendam banjir.

Menghadapi masalah banjir yang menjadi keresahan bagi warga setempat, Dedi Mulyadi menawarkan solusi berupa pembangunan rumah panggung.

Baca Juga: Nikita Mirzani Penuhi Panggilan Polisi, Pilih Bungkam dan Masuk Lewat Pintu Belakang

Melalui akun Instagram pribadinya, Dedi menjelaskan bahwa daerah tersebut sering mengalami banjir dengan ketinggian air mencapai 5 meter.

"Untuk warga Karangligar, pemerintah provinsi akan menyiapkan seribu rumah panggung," ungkap Dedi dalam unggahan Instagram @dedimulyadi71.

Ia menambahkan bahwa rumah-rumah tersebut akan dibangun dengan ketinggian kolong 2,5 meter, sehingga diharapkan dapat mengurangi dampak banjir.

Baca Juga: Paus Fransiskus Alami Gagal Napas Akut, Vatikan Berikan Pembaruan Terkini

Dalam video yang diunggah, Dedi meminta pendapat warga mengenai rencana tersebut.

"Setuju tidak?" tanyanya, dan warga pun menjawab serentak dengan mengacungkan jempol, menandakan persetujuan mereka.

Namun, Dedi mengingatkan agar warga tidak menolak ketika proyek pembangunan dimulai. "Awas jangan setuju-setuju, pas nanti pembangunan menolak," tegasnya.

Baca Juga: Subarashii Ramadhan dari The Onsen Hot Spring Resort Batu Sambut Ramadhan

Politisi dari Partai Gerindra ini juga mengungkapkan bahwa pembangunan rumah panggung direncanakan akan dimulai pada tahun 2025.

Ia meminta pemerintah, melalui Kementerian PUPR, untuk segera menyelesaikan pembangunan bendungan Cibeet dan Cijuray, yang menjadi salah satu penyebab banjir di beberapa wilayah Jawa Barat.

"Dulu banjir terjadi di hilir, sekarang puncaknya juga mengalami banjir," tutup Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya penanganan masalah banjir secara menyeluruh.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X