Penyidikan tidak berhenti pada satu tersangka, karena ada kemungkinan keterlibatan pihak-pihak lain dalam jaringan korupsi ini.
Baca Juga: Rombongan Jemaah Haji Kloter 64 Asal Bojonegoro Disambut Haru Keluarga di Pendopo Malowopati
Kejaksaan Tinggi Lampung menegaskan komitmennya untuk menangani kasus ini dengan integritas, akuntabilitas, dan transparansi.
“Kami pastikan proses hukum berjalan sesuai aturan. Masyarakat berhak tahu, dan kami akan terus menyampaikan perkembangan perkara ini,” tutup perwakilan Kejati.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa pengawasan terhadap aset negara perlu ditingkatkan, terutama untuk mencegah praktik penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab.
(ASR)
Artikel Terkait
4 Fakta Terbaru Skandal Korupsi Chromebook Rp9,9 Triliun Era Nadiem Makarim
KPK Usut Dugaan Korupsi Rp1,2 Triliun Dana Gubernur Papua untuk Pembelian Jet Pribadi, Panggil WNA Singapura
Kasus Korupsi Kredit Sritex, Kejagung Periksa 13 Saksi, Termasuk Dirut dan Pejabat Bank BJB
Nadiem Tanggapi Dugaan Korupsi Laptop Rp9,9 T: Ayah Saya Komite Etika KPK
Wilmar Klaim Dana Jaminan Rp11,8 Triliun, Kejagung Tegas Bantah dan Sebut Itu Bukti Korupsi Minyak Goreng
Gubernur Khofifah Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Jatim