• Sabtu, 18 April 2026

Dedi Mulyadi Siap Diperiksa Polisi Gara-Gara Pesta Rakyat Garut: Semua Sama di Depan Hukum, Termasuk Anaknya!

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Senin, 4 Agustus 2025 | 10:15 WIB
Potret Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang siap diperiksa pihak berwajib terkait insiden pasar rakyat di Garut.    (Instagram/dedimulyadi71)
Potret Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang siap diperiksa pihak berwajib terkait insiden pasar rakyat di Garut. (Instagram/dedimulyadi71)

wartajatim.CO.ID Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan kesiapannya untuk menjalani pemeriksaan oleh aparat kepolisian menyusul insiden tragis yang terjadi dalam gelaran pesta rakyat di Kabupaten Garut, Jumat (18/7/2025).

Acara tersebut diselenggarakan sebagai bentuk syukuran atas pernikahan putranya, Maula Akbar, dengan Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karlina.

Pesta yang semula berlangsung meriah justru berujung duka, setelah tiga orang dinyatakan meninggal dunia, terdiri dari dua warga sipil dan seorang anggota kepolisian dari Polres Garut.

Selain itu, belasan orang lainnya mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke RSUD Dr Slamet serta RSU Guntur untuk mendapat perawatan intensif.

Baca Juga: Sesak Napas Massal! Pesta Anak Dedi Mulyadi Berujung Tragedi, Korban Tewas dan Dirawat

Menanggapi insiden tersebut, Dedi menegaskan bahwa dirinya siap bersikap kooperatif dan mendukung proses penyelidikan oleh aparat berwenang, termasuk jika dirinya atau keluarganya harus dimintai keterangan.

"Setiap problem yang terjadi, yang itu menjadi peristiwa hukum, saya dengan lapang dada dan dengan tangan terbuka bahkan mendukung upaya investigatif," ujar Dedi kepada awak media di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Sabtu (19/7/2025).
Ia juga menyuarakan pentingnya keterbukaan dalam penanganan kasus tersebut.

Baca Juga: Resepsi Anak Gubernur Jabar Ricuh, 3 Meninggal Dunia Termasuk Polisi: Dedi Mulyadi Minta Maaf

"Upaya penyelidikan yang dilakukan oleh Polda Jabar, lakukan secara transparan," tegasnya. Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, menegaskan bahwa hukum harus berlaku secara adil bagi siapa pun, tanpa memandang jabatan atau status sosial.

“Kan semua orang kedudukannya sama di depan hukum, mau anak saya, mau diri saya sendiri, kalau dipanggil harus datang dan memberikan keterangan secara benar,” ucapnya.

Lebih lanjut, Dedi memastikan bahwa dirinya tidak akan menghalangi proses hukum, termasuk jika aparat membutuhkan klarifikasi langsung darinya. “Saya nggak ada masalah,” ujarnya singkat namun tegas.

Baca Juga: KDM Beri Nasihat soal Rumah Tangga, Putra Dedi Mulyadi akan Menikah dengan Wabup Garut

Pernyataan ini sekaligus menjadi respons atas sorotan publik yang mempertanyakan tanggung jawab moral dan hukum dari penyelenggara acara. Hingga saat ini, pihak Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab utama terjadinya insiden tersebut.

(DP)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X