• Sabtu, 18 April 2026

Mentan Klaim Harga Beras Turun di 32 Provinsi, Ingatkan Jangan Sampai Jatuh Terlalu Rendah dari HET

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Rabu, 3 September 2025 | 10:49 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang mengklaim harga beras sudah turun.  (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang mengklaim harga beras sudah turun. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

wartajatim.CO.ID – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa harga beras di Indonesia mulai menunjukkan tren penurunan. Berdasarkan pantauan Satgas Pangan Polri dan Badan Pangan Nasional (Bapanas), penurunan terjadi di 32 provinsi.

“Kita Alhamdulillah menurut pemantauan dari Satgas, 32 provinsi sudah turun, ini pantauan dari Satgas,” ujar Amran saat menghadiri Gerakan Pangan Murah Serentak Beras SPHP di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Sabtu (30/8/2025).

Amran menyebut, setidaknya 10 provinsi mengalami penurunan lebih signifikan dibandingkan puncak kenaikan harga sebelumnya. Meski begitu, ia menegaskan pentingnya menjaga stabilitas harga agar tidak merugikan petani.

Baca Juga: Mentan Amran Pastikan Beras Premium Aman Meski Ada Penurunan Kualitas

“Ke depan kita lanjutkan, tapi tidak boleh terlalu turun karena petani yang terpukul. Bagaimana petani HPP-nya tetap Rp6.500 dan konsumennya mendapatkan harga yang baik,” jelasnya.

Mentan juga menambahkan, tujuan pemerintah adalah menjaga keseimbangan antara produsen dan konsumen. “Sehingga dua-duanya bahagia, petani tersenyum, konsumen bahagia. Itu mimpi kita, itu arahan Bapak Presiden,” tandasnya.

Meski klaim penurunan harga beras telah disampaikan, data di lapangan masih menunjukkan perbedaan kondisi. Beberapa laporan harga beras di pasaran masih berada di atas HET. Pemerintah pun diharapkan terus memantau agar kebijakan pangan berjalan efektif.

(DP)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X