• Sabtu, 18 April 2026

APBD Naik, Rakyat Diminta Donasi? Gerakan Donasi Seribu Rupiah Jawa Barat Jadi Sorotan Tajam Warga dan Pengamat

Photo Author
Novi Embun Tristiani, Wartajatim.co.id
- Selasa, 14 Oktober 2025 | 10:26 WIB
Menyoroti Gerakan Rereongan Sapoe Sarebu atau Poe Ibu, atau berarti donasi Rp1000 per hari bagi warga di Jawa Barat.  ((Dok. Pemprov Jabar))
Menyoroti Gerakan Rereongan Sapoe Sarebu atau Poe Ibu, atau berarti donasi Rp1000 per hari bagi warga di Jawa Barat. ((Dok. Pemprov Jabar))

Gotong Royong di Tengah Keterbatasan

Terlepas dari perdebatan, Gubernur Dedi Mulyadi menilai gerakan ini adalah refleksi dari nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Sunda: silih asah, silih asih, dan silih asuh.

Baginya, inisiatif ini bukan bentuk pembebanan, melainkan ajakan untuk menjaga rasa kebersamaan di tengah situasi fiskal yang ketat.

Ini bukan soal nominalnya, tapi soal rasa memiliki terhadap tanah Pasundan. Kalau setiap orang ikut nyumbang seikhlasnya, maka kita tidak hanya bicara uang, tapi bicara cinta terhadap Jawa Barat,” pungkas Dedi.

Baca Juga: Sindiran Sejuk Dedi Mulyadi ke Pramono Anung soal Bandung Macet: “Tapi Udara Kita Dingin!”

Dampak dan Harapan ke Depan

Gerakan “Rereongan Sapoe Sarebu” kini menjadi ujian bagi komitmen transparansi dan tata kelola keuangan Pemprov Jabar. Apabila dijalankan dengan baik, program ini berpotensi menjadi contoh praktik gotong royong modern yang menggabungkan kekuatan masyarakat dan pemerintah.

Namun jika tidak diawasi dengan cermat, inisiatif ini dikhawatirkan hanya akan menjadi simbol solidaritas tanpa dampak nyata.

(CN)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novi Embun Tristiani

Sumber: promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X