“Yang paling mengherankan lagi, ternyata KPK sudah melakukan proses penyelidikan sejak Januari 2025,” ungkap Ray.
Menurutnya, penyelidikan KPK terhadap proyek Whoosh bisa berdampak pada dua proyek ikonik Jokowi.
“Kalau kemudian ini, dalam tanda kutip, diturunkan makna penting Whoosh ke persoalan korupsi, itu artinya dua ikon sekaligus Pak Jokowi digoncang orang sekarang satu IKN, yang kedua Whoosh,” paparnya.
Baca Juga: Menjelang HUT ke-80 TNI, Prabowo dan Jokowi Bertemu Dua Jam di Kertanegara, Bahas Persatuan Bangsa
Ray berpendapat, langkah pemerintahan Prabowo yang tidak membatasi kritik terhadap proyek era Jokowi bisa diartikan sebagai strategi politik halus.
“Bahkan apapun yang dibanggakan oleh Pak Jokowi sebagai ikon dari prestasinya sebagai presiden, seperti seolah dibiarkan oleh Pak Prabowo untuk dikuliti masyarakat. Nggak diperintahkan, tapi dibiarkan,” ujarnya.
(NR)
Artikel Terkait
Abraham Samad Pastikan Hadir Diperiksa Polda Metro Jaya soal Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Abraham Samad Diperiksa Polisi Gara-Gara Podcast Ijazah Jokowi, Sebut Demokrasi Terancam
Polisi Pastikan Proses Kasus Ijazah Palsu Jokowi Berjalan Meski Saksi Minta Penundaan
Sri Mulyani hingga Budi Arie Tersingkir di Reshuffle Kabinet Prabowo, Mensesneg Pastikan Bukan Karena Jokowi
Jokowi Dukung Pembahasan RUU Perampasan Aset, Beberkan Sudah 3 Kali Desak DPR Saat Menjabat Presiden
Respons Singkat Jokowi Soal Budi Arie yang Tersingkir dari Kabinet, Janji Segera Bertemu Ketum Projo