• Sabtu, 18 April 2026

Benda Bercahaya di Langit Lampung Viral, BRIN Sebut Pecahan Sampah Antariksa

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Rabu, 8 April 2026 | 11:38 WIB
Menyoroti objek misterius yang terpencar di langit wilayah Lampung, peneliti BRIN kini ungkap dugaan penyebabnya.
Menyoroti objek misterius yang terpencar di langit wilayah Lampung, peneliti BRIN kini ungkap dugaan penyebabnya.

WartaJatim.co.id - Warga di wilayah Lampung hingga Banten dihebohkan dengan kemunculan benda bercahaya misterius yang melintas di langit pada Sabtu malam, 4 April 2026.

Fenomena tersebut viral di media sosial setelah sejumlah warga merekam objek terang yang tampak memanjang, lalu terpecah menjadi beberapa bagian saat meluncur di langit.

Rekaman itu pun memantik berbagai spekulasi di kalangan warganet, mulai dari meteor hingga benda tak dikenal.

Namun, penjelasan ilmiah datang dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Profesor astronomi BRIN, Thomas Djamaluddin, memastikan bahwa fenomena tersebut bukanlah benda asing misterius, melainkan sampah antariksa.

Baca Juga: Mobil Terperosok ke Jurang di Sumbermanjing Wetan Malang, Diduga Rem Blong

“Itu adalah pecahan sampah antariksa yang terlihat terbakar dan terpecah saat memasuki atmosfer Bumi,” jelasnya.

Menurut Thomas, objek tersebut diduga merupakan bagian dari roket China jenis Long March 3B (CZ-3B) yang sebelumnya berada di orbit.

Berdasarkan analisis lintasan, objek itu meluncur dari arah India menuju Samudera Hindia, melewati wilayah barat Indonesia.

Ia menjelaskan, saat memasuki atmosfer dengan ketinggian di bawah 120 kilometer, benda tersebut mengalami gesekan hebat dengan udara hingga terbakar dan pecah menjadi serpihan.

Baca Juga: Motor Terbakar di SPBU Semarang Berujung Damai, Pemilik Ikhlas dan Minta Petugas Tak Dipecat

Proses inilah yang kemudian terlihat sebagai cahaya terang yang melintas di langit malam.

“Objek masuk ke atmosfer padat, terbakar, lalu pecah. Itu yang disaksikan warga di Lampung dan Banten,” tambahnya.

Fenomena ini sebenarnya bukan hal baru dalam dunia astronomi, namun jarang terlihat secara jelas oleh masyarakat luas.

Hingga kini, tidak ada laporan dampak kerusakan atau korban akibat peristiwa tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X