WartaJatim.CO.ID - Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur dari Fraksi PKS, Puguh Wiji Pamungkas, menyoroti fenomena yang ia sebut sebagai paradox in teaching, yaitu kondisi ketika banyak guru kini enggan bersikap tegas karena khawatir tersandung persoalan hukum.
Ia mencontohkan kasus di SMAN 1 Cimarga, Banten, di mana kepala sekolah dilaporkan ke polisi usai menampar siswa yang kedapatan merokok.
Menurutnya, peristiwa itu mencerminkan dilema nyata yang dialami para pendidik ketika berusaha menegakkan disiplin namun berisiko dijerat hukum.
“Guru punya tugas menanamkan nilai dan karakter, bukan hanya menyampaikan materi pelajaran. Tapi sekarang, ketika mereka mencoba mendidik dengan ketegasan, justru berisiko dilaporkan dengan dalih melanggar perlindungan anak,” ujar Puguh.
Puguh menjelaskan bahwa fenomena ini menggambarkan bagaimana guru kehilangan keberanian untuk bertindak tegas karena takut salah langkah dalam menegakkan nilai-nilai kedisiplinan di sekolah.
“Seperti di Cimarga, kepala sekolah menegur siswa yang merokok, lalu dianggap melakukan kekerasan. Akhirnya bukan karakter anak yang diperbaiki, malah guru yang diperkarakan,” jelasnya.
Menurutnya, kondisi serupa tidak hanya terjadi di Banten, tetapi juga berpotensi terjadi di sejumlah sekolah di Jawa Timur.
Ia menilai dunia pendidikan kini menghadapi persoalan serius ketika pendidik kehilangan keberanian dalam mendidik.
“Beberapa waktu lalu kami di DPRD Jatim juga didatangi para guru. Mereka mengeluhkan hal yang sama, tidak berani menegur dan menindak siswa, khawatir dilaporkan ke polisi,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa rasa takut yang dialami guru ini bisa berdampak buruk bagi masa depan pendidikan di Indonesia.
“Ini bahaya bagi masa depan pendidikan kita,” katanya.
Artikel Terkait
DPRD Jatim Puguh Wiji Pamungkas Dukung Kebijakan Mendagri Tito Karnavian Soal Pemerataan Dokter Spesialis hingga Daerah Terpencil
Rahasia Bisnis Bertahan Panjang Menurut Dr. Puguh Wiji Pamungkas, Founder RSU Wajak Husada
Dr. Puguh Wiji Pamungkas Ajak Para Pengusaha Temukan Versi Terbaik dari Diri Sendiri
Legislator Puguh Wiji Pamungkas: Tantangan Fiskal Harus Jadi Titik Balik Inovasi Jawa Timur
Fraksi PKS Ingatkan Pemprov Jatim Soal Bencana, Puguh DPRD: Regulasi Baru Harus Libatkan Rakyat, Bukan Sekadar Formalitas