berita

Terungkap! Kapolri Pastikan Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Adalah Pelajar, Polisi Masih Dalami Motif Aksi Mengejutkan

Selasa, 11 November 2025 | 11:45 WIB
Keterangan pers Kapolri Jenderal Listyo Sigit soal insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta. ( (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden))

 

WartaJatim.CO.ID - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap perkembangan penyelidikan awal terkait insiden ledakan yang terjadi di SMAN 72 Jakarta.

Dalam keterangan pers yang berlangsung di Istana Kepresidenan pada Jumat, 7 November 2025, ia didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya.

Listyo menyampaikan bahwa proses penanganan korban saat ini menjadi prioritas utama. Ia menginformasikan bahwa sebagian korban yang mengalami luka ringan telah diizinkan pulang, sementara dua orang lainnya masih menjalani tindakan medis lanjutan.

“Korban yang mengalami kondisi lebih berat masih dalam tahap operasi, termasuk salah satu yang sedang kami dalami terkait dugaan sebagai pelaku,” jelasnya.

Baca Juga: Misteri Ledakan Dahsyat di Pamulang: 13 Rumah Rusak, Warga Heboh Dugaan Meteor Jatuh dari Langit

Menurut Kapolri, pihaknya telah mengantongi identitas terduga pelaku ledakan tersebut. Polisi kini tengah menelusuri latar belakang individu tersebut, termasuk lingkungan sosial hingga kondisi keluarganya.

“Anggota sedang melakukan pendalaman terkait identitas pelaku, lingkungan pelaku, termasuk rumah dan hal-hal lain yang sedang kita dalami,” ujar Listyo.

Meski belum memberikan penjelasan secara detail, ia tidak menampik bahwa terduga pelaku merupakan pelajar dari SMAN 72 Jakarta sendiri.

Baca Juga: Ledakan Pamulang Hancurkan Rumah Warga, 54 Orang Mengungsi, Polisi Beberkan Fakta Mengejutkan

“(Dari pelajar ya?) Iya. Sementara sedang kita dalami,” tambahnya ketika ditanya lebih lanjut oleh wartawan.

Selain itu, Listyo juga menyinggung barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian. Senjata yang sempat diduga sebagai alat berbahaya ternyata merupakan senjata mainan.

Namun, keberadaan tulisan tertentu pada benda tersebut menjadi salah satu fokus pemeriksaan mendalam untuk mencari kemungkinan motif.

Baca Juga: Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Ketua BEM UI: Indonesia Sedikit Lagi Bisa Masuk Titik Ledakan Aksi Massa

Halaman:

Tags

Terkini