“Motor tersebut belum dibagikan. Setelah lengkap, akan dicatat sebagai BMN terlebih dahulu,” jelasnya.
Klarifikasi Jumlah Unit
Di tengah viralnya video, muncul pula spekulasi bahwa jumlah motor mencapai 70 ribu unit.
Namun, Dadan membantah informasi tersebut dan menyebutnya tidak benar. “Informasi 70.000 unit itu tidak benar,” tegasnya.
Baca Juga: Viral 600 Pohon Pisang Diduga Diracun, Petani Menangis Alami Kerugian Jutaan Rupiah
Ia mengungkapkan bahwa realisasi pengadaan motor listrik mencapai 21.801 unit dari total 25.000 unit yang direncanakan pada tahun 2025.
Hingga kini, belum ada informasi lanjutan mengenai jadwal distribusi motor operasional tersebut. Namun, pihak BGN memastikan seluruh proses akan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.
(NR)