WartaJatim.CO.ID - Founder RSU Wajak Husada, Dr. Puguh Wiji Pamungkas, membagikan pandangannya soal bagaimana membangun bisnis yang mampu bertahan jangka panjang.
Menurutnya, keberlanjutan bisnis tak cukup hanya bertumpu pada modal dan strategi, tetapi pada keseimbangan antara mentalitas pemilik usaha, kepemimpinan, dan spiritualitas.
“Alhamdulillah sore ini bisa kembali sharing knowledge bersama ratusan pengusaha dari seluruh Indonesia dalam kelas Grounded Business Coaching (GBC) angkatan 71 led by Coach Dr. Imam Muhajirin Elfahmi,” tulis Dr. Puguh dalam unggahan Instagram pribadinya, Kamis, 9 Oktober 2025.
Baca Juga: Kasus Radioaktif Cs-137 di Cikande, Pemerintah Pastikan Aman dan Satgas Temukan Besi Tercemar
Ia menegaskan bahwa pekerjaan terpenting dalam membangun mesin uang berkelanjutan adalah keterpaduan antara berbagai aspek penting dalam bisnis.
“Pekerjaan terpenting dalam membangun mesin uang berkelanjutan di bisnis adalah adanya keterpaduan antara business owner mentality + leadership + spiritualitas + managing people + customer satisfaction + cost leadership + manajemen organisasi,” ungkapnya.
Menurut Dr. Puguh, pemilik bisnis harus memahami bahwa pasar dan pelanggan adalah nyawa dari keberlangsungan usaha.
Karena itu, seorang business owner wajib memiliki kemampuan untuk memproduksi produk atau jasa yang relevan dengan kebutuhan pasar dan harapan pelanggan.
“Market dan customer adalah nyawa bagi bisnis, oleh karenanya seorang business owner ditutut untuk memiliki kesanggupan dalam memproduksi produk/jasa yang selalu relevan dengan harapan market dan customer, serta business owner juga wajib memiliki kemampuan untuk mengatur SDMnya agar terus relevan memiliki kinerja sesuai dengan tuntutan market dan customer yang ada,” tambahnya.
Dr. Puguh juga mengutip pernyataan Mark Zuckerberg yang menurutnya menggambarkan pentingnya keberanian dalam berinovasi dan mengambil langkah strategis dalam bisnis.
“The biggest risk is not taking any risk,” tulisnya, mengutip pendiri Facebook tersebut.
Pesan yang ia sampaikan menjadi pengingat bahwa membangun bisnis tidak hanya soal profit, tetapi juga tentang membangun sistem yang hidup dan manusia yang berdaya di dalamnya.
Baca Juga: 5 Poin Strategis Amanat Prabowo di HUT ke-80 TNI: dari AI hingga Kepemimpinan yang Berprestasi
Artikel Terkait
Legislator Puguh Wiji Pamungkas Kenang Perjalanan 3 Tahun S-3, Sebut Sosok Ini Bukan Dosen Biasa
Polemik Sumbangan Sekolah di Jatim: Disoroti Legislator Puguh, Dinas Pendidikan Tegaskan Tak Boleh Pungli
Usai Musibah Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Roboh, Puguh DPRD Jatim Apresiasi Langkah Cepat Pemprov dan Minta Pengawasan Diperketat
Hari Kesaktian Pancasila, Legislator Puguh DPRD Jatim Ingatkan Pentingnya Pancasila Jadi Perekat Bangsa
Presiden NGG Puguh Wiji Pamungkas Ajak Generasi Muda Lestarikan Batik di Hari Batik Nasional
Bareng KH Anas Fauzi, Puguh DPRD Jatim Hadiri Milad Nurul Muhibbin Malang: Ini Pesannya
DPRD Jatim Puguh Wiji Pamungkas Dukung Kebijakan Mendagri Tito Karnavian Soal Pemerataan Dokter Spesialis hingga Daerah Terpencil