• Sabtu, 18 April 2026

Perang Baru di Depan Mata? Trump Ancam Rusia, Sebut Zelensky Diktator! "Segeralah Duduk Bersama, Sebelum Terlambat"

Photo Author
Baharudin Gia, Wartajatim.co.id
- Sabtu, 8 Maret 2025 | 16:46 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Dok.Istimewa)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Dok.Istimewa)

WartaJatim.CO.ID - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menjatuhkan sanksi besar terhadap Rusia.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump melalui media sosial pada Jumat (7/3) waktu setempat, tak lama setelah dirinya menangguhkan seluruh bantuan militer AS untuk Ukraina.

Trump Hentikan Bantuan Militer ke Ukraina

Sejak awal konflik Rusia-Ukraina yang pecah pada 2022, AS menjadi salah satu pendukung utama Ukraina dengan memberikan bantuan militer dalam jumlah besar.

Namun, kebijakan Trump sejak menjabat pada Januari lalu berbeda dari pendahulunya, Joe Biden.

Baca Juga: Kedekatan Trump dan Putin: Peluang atau Ancaman? Prediksi Kamala Harris Terbukti!

Jika Biden bersikap konfrontatif terhadap Rusia, Trump justru mengambil pendekatan lebih lunak.

Keputusan Trump untuk menghentikan bantuan militer ini semakin mempertegas perubahan kebijakan luar negerinya.

Debat Panas dengan Zelensky di Gedung Putih

Sepekan sebelum ancaman sanksi terhadap Rusia dilontarkan, Trump bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Gedung Putih.

Pertemuan itu dikabarkan berlangsung panas, dengan perdebatan sengit mengenai perang yang terus berkepanjangan.

Baca Juga: Kekhawatiran Warga Ukraina Pasca Pertemuan Trump dan Zelensky

Beberapa media lokal AS melaporkan bahwa Trump bahkan mengusir Zelensky dari Gedung Putih setelah gagal mencapai kesepakatan terkait pengelolaan mineral Ukraina yang diinginkannya.

Trump Kembali Puji Putin, Sebut Zelensky Diktator

Selain mengancam Rusia dengan sanksi besar, Trump juga kembali melontarkan kritik terhadap Ukraina.

Ia menyebut Zelensky sebagai seorang diktator, sementara di sisi lain, ia memuji Presiden Rusia Vladimir Putin.

Trump meyakini bahwa Putin sebenarnya menginginkan perdamaian, pernyataan yang kontras dengan kebijakan AS di era Biden yang lebih keras terhadap Rusia.

Baca Juga: Trump Tegur Zelensky: Jangan Bertaruh dengan Perang Dunia Ketiga

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diplomasi Panas AS-Iran: Tenggat Serangan Ditunda

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:02 WIB
X