WartaJatim.CO.ID - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, menerima kunjungan dari Niclas Kvarnstrom, Managing Director for Asia and the Pacific dari European External Action Service, pada Kamis, 13 Maret 2025.
Kunjungan ini berlangsung di Kementerian Luar Negeri di Jakarta dan merupakan bagian dari rangkaian acara the 8th Joint Committee Meeting antara Indonesia dan Uni Eropa yang diselenggarakan sehari sebelumnya, pada Rabu, 12 Maret.
Dikutip WartaJatim dari laman Kementerian Luar Negeri, Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai upaya untuk meningkatkan kerja sama antara Indonesia dan Uni Eropa.
Baca Juga: Dukungan Eropa untuk Ukraina Menguat, Menyoroti Perpecahan dengan AS
Fokus utama diskusi adalah memperkuat perdagangan dan investasi yang adil serta saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.
Uni Eropa memberikan apresiasi terhadap peta jalan pertumbuhan ekonomi Indonesia dan menegaskan dukungannya terhadap berbagai inisiatif reformasi ekonomi yang sedang dijalankan oleh Pemerintah Indonesia.
Menlu Sugiono menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat hubungan bilateral dengan Uni Eropa, yang didukung oleh perekonomian yang stabil dan lingkungan bisnis yang kondusif.
Baca Juga: Penguatan Kerja Sama Ekonomi: Presiden Jokowi Kunjungi Australia
Dalam konteks geopolitik, kedua belah pihak sepakat bahwa multilateralisme dan supremasi hukum internasional harus terus dijaga.
Hal ini dianggap penting untuk menciptakan stabilitas dan kepastian global di tengah tantangan yang ada.
Menlu RI juga menekankan bahwa Indonesia konsisten dalam menjunjung prinsip hukum internasional, termasuk dalam keputusannya di berbagai forum global, seperti PBB.
Uni Eropa mengapresiasi posisi Indonesia sebagai mitra demokrasi yang berkomitmen terhadap nilai-nilai multilateralisme dan tatanan berbasis aturan.
Baca Juga: Kerjasama Ekonomi Internasional: Membangun Hubungan Saling Menguntungkan Antar Negara
Selain itu, pertemuan ini juga membahas potensi kerja sama dalam bidang energi berkelanjutan, ketahanan pangan, dan pengelolaan lingkungan.
Uni Eropa menyatakan kesiapannya untuk mendukung kebijakan pembangunan hijau Indonesia.
Dukungan ini termasuk melalui kerja sama dalam transisi energi dan tata kelola lingkungan yang lebih baik. (Kar)
Artikel Terkait
Presiden Jokowi dan Perdana Menteri Hun Sen Bahas Kerja Sama Ekonomi Indonesia Kamboja
Resesi Melanda Eropa: Jakarta, Jerman, Irlandia, Belanda, dan Yunani Mengalami Penurunan Ekonomi pada Kuartal Pertama 2023
Penguatan Kerja Sama Ekonomi: Presiden Jokowi Kunjungi Australia
Rencana Bocor, Anggota DPRD Kota Malang Dinas Ke Eropa di Akhir Masa Jabatan
Menlu RI Menegaskan Kemitraan Indonesia-Belanda dalam Pertemuan Kunci di Den Haag