• Sabtu, 18 April 2026

Menlu RI Menegaskan Kemitraan Indonesia-Belanda dalam Pertemuan Kunci di Den Haag

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Senin, 24 Februari 2025 | 14:18 WIB
Indonesia dan Belanda Diskusikan Prioritas Bisnis dan Kerjasama di Indo Pasifik (Foto: kemlu.go.id)
Indonesia dan Belanda Diskusikan Prioritas Bisnis dan Kerjasama di Indo Pasifik (Foto: kemlu.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI), Sugiono, melakukan kunjungan kerja ke Belanda pada 21 dan 22 Februari 2025.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat kemitraan komprehensif antara Indonesia dan Belanda. Dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Belanda, Caspar Veldkamp, Menlu Sugiono menjelaskan berbagai program prioritas Indonesia ke depan.

Dikutip WartaJatim dari laman Kementerian Luar Negeri, Program-program tersebut mencakup ketahanan pangan, transisi energi, hilirisasi, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Menlu Sugiono mengundang Belanda untuk berpartisipasi dan mendukung berbagai program strategis tersebut.

Baca Juga: Komitmen Desa Saptorenggo di Pembagian Sertifikat Program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap)

“Indonesia berharap dapat terus memperkuat kemitraan komprehensifnya dengan Belanda,” tambah Menlu Sugiono dalam pertemuan tersebut.

Selain itu, Menlu Sugiono juga mengangkat kemungkinan kerja sama untuk membantu peningkatan produktivitas nelayan Indonesia.

Perdana Menteri Belanda, Dick Schoof, dan Menteri Luar Negeri Belanda, Caspar Veldkamp, menyampaikan komitmen Belanda untuk memperkuat kerja sama bilateral dengan Indonesia.

Kedua narasumber juga menyatakan dukungan terhadap program-program prioritas Indonesia seperti penguatan ketahanan pangan dan makan bergizi gratis.

Baca Juga: Diskon, Undian Voucher, & Sajian Lezat! Ini Promo Spesial Ramadan di Atria Hotel Malang 2025

“Belanda berkomitmen untuk memperkuat kerja sama bilateral dengan Indonesia, khususnya di sektor bisnis,” ungkap PM Schoof.

Terkait kinerja Kemitraan Komprehensif RI – Belanda, kedua Menlu sepakat untuk melakukan evaluasi terhadap Plan of Action Implementasi Kemitraan Komprehensif.

Evaluasi ini akan berakhir pada bulan Desember 2025 dan bertujuan untuk merumuskan berbagai langkah ke depan dalam memperkuat kemitraan kedua negara.

Selain membahas isu bilateral, kedua pertemuan juga membahas isu-isu penting di kawasan seperti isu Ukraina, Indo Pasifik, dan BRICS.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: Kementerian Luar Negeri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diplomasi Panas AS-Iran: Tenggat Serangan Ditunda

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:02 WIB
X