• Sabtu, 18 April 2026

Duka Mendalam, Paus Fransiskus Meninggal Dunia, Meninggalkan Kenangan Toleransi untuk Indonesia

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Kamis, 24 April 2025 | 11:57 WIB
Potret Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik di Vatikan, Paus Fransiskus saat berkunjung ke Indonesia pada September 2024. (YouTube.com / Sekretariat Presiden).
Potret Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik di Vatikan, Paus Fransiskus saat berkunjung ke Indonesia pada September 2024. (YouTube.com / Sekretariat Presiden).

WartaJatim.CO.ID- Dunia berduka atas kepergian Paus Fransiskus, pemimpin Gereja Katolik yang meninggal pada Senin, 21 April 2025, sekitar pukul 07.35 waktu setempat di Vatikan.

Kabar duka ini diumumkan oleh Kardinal Kevin Farrell, pejabat senior dalam Gereja Katolik, yang mengungkapkan bahwa Paus Fransiskus telah "pulang ke rumah Bapak."


“Telah pulang ke rumah Bapak, Paus Fransiskus, pada Senin pagi, sekitar pukul 07.35,” ungkap Farrell dalam pernyataannya, yang dikutip dari Reuters.

Baca Juga: Pesan Paskah Terakhir Paus Fransiskus: Seruan Gencatan Senjata di Gaza Sebelum Wafat
Paus Fransiskus, yang memimpin Gereja Katolik selama lebih dari satu dekade, dikenal sebagai sosok pemimpin yang penuh kasih, bijaksana, dan peduli pada isu-isu global seperti perubahan iklim, perdamaian, dan hak asasi manusia.

Namun, bagi umat Katolik Indonesia, kepergian Paus Fransiskus juga meninggalkan kenangan indah yang tak terlupakan.


Pada September 2024, Paus Fransiskus melakukan kunjungan bersejarah ke Indonesia, yang merupakan bagian dari perjalanan pastoralnya di Asia.

Baca Juga: 5 Kandidat Kuat Pengganti Paus Fransiskus: Siapa yang Paling Berpeluang Menjadi Paus Baru?

Dalam kunjungannya, Paus bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Jakarta, sebelum melanjutkan kunjungan ke Gereja Katedral Jakarta.

Pada kesempatan itu, Paus menyampaikan pesan penting tentang toleransi antar umat beragama, yang semakin relevan di tengah keberagaman Indonesia.


Dalam pidatonya, Paus Fransiskus juga memuji kehangatan keluarga Indonesia yang masih banyak memiliki anak.

Baca Juga: Paus Fransiskus Tutup Usia: Pemimpin Gereja Katolik Tinggalkan Warisan Kemanusiaan

Ia menyebutkan bahwa Indonesia menjadi contoh baik bagi negara lain yang mulai kehilangan nilai keluarga dengan lebih memilih memelihara hewan peliharaan ketimbang anak.


“Saya mendengar keluarga di Indonesia masih memiliki 3-4 anak, ini sebuah contoh yang bagus bagi negara lain,” ungkap Paus Fransiskus saat berbicara dengan kehangatan tentang kehidupan keluarga Indonesia, seperti yang tercatat dalam video YouTube Sekretariat Presiden.


Kepergian Paus Fransiskus meninggalkan banyak pelajaran berharga bagi dunia, khususnya mengenai pentingnya kasih sayang, toleransi, dan nilai keluarga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (***)
Penulis: Rizki Amalia Putri Hidayat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Sumber: Beragam Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diplomasi Panas AS-Iran: Tenggat Serangan Ditunda

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:02 WIB
X