• Sabtu, 18 April 2026

Google Rekrut CEO Windsurf, Varun Mohan, dalam Gebrakan Besar AI Senilai Rp 38 Triliun

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Senin, 14 Juli 2025 | 15:28 WIB
Logo Google.
Logo Google.

WartaJatim.CO.IDGoogle kembali membuat langkah strategis dalam perebutan talenta di dunia kecerdasan buatan (AI). Raksasa teknologi ini resmi merekrut Varun Mohan, CEO dan salah satu pendiri startup AI Windsurf, bersama sejumlah karyawan senior lainnya dari perusahaan tersebut.

Langkah ini bukan bagian dari akuisisi atau investasi langsung. Google justru memilih jalur berbeda dengan membayar lisensi non-eksklusif atas teknologi tertentu milik Windsurf.

Dengan demikian, Windsurf tetap bebas melisensikan teknologinya kepada pihak lain. Dikutip dari CNBC, total biaya lisensi dan kompensasi yang dikeluarkan Google mencapai USD 2,4 miliar atau sekitar Rp 38 triliun.

“Kami sangat senang menyambut beberapa talenta pengkodean AI terbaik dari tim Windsurf ke Google DeepMind untuk memajukan pekerjaan dalam pengkodean agen,” ungkap juru bicara Google. “Kami sangat senang dapat terus menghadirkan manfaat Gemini ke para developer software di mana pun.”

Baca Juga: Samsung Rilis Galaxy Z Flip 7 dan Z Fold 7, Ponsel Lipat Canggih dengan Teknologi AI dan Desain Makin Tipis

Langkah ini mempertegas persaingan yang semakin memanas antar perusahaan teknologi besar dalam merebut talenta AI unggulan. Sebelumnya, Meta telah lebih dulu merekrut pendiri Scale AI, Alexandr Wang, untuk memimpin tim AI mereka, dalam kerangka investasi USD 14,3 miliar ke startup tersebut.

Windsurf dikenal luas melalui pendekatan “vibe coding”, yakni metode penggunaan AI untuk menyederhanakan dan mempercepat proses penulisan kode. Konsep ini berhasil mengangkat reputasi Windsurf sebagai pemain menjanjikan di bidang infrastruktur AI, bersaing dengan perusahaan seperti Cursor.

Varun Mohan sendiri memiliki latar belakang pendidikan dan karier yang impresif. Ia dibesarkan di Sunnyvale, California, oleh orang tua keturunan India.

Baca Juga: Anthropic Hancurkan Jutaan Buku untuk Latih AI Claude, Ini Kata Hakim soal Pelanggaran Hak Cipta

Setelah menamatkan sekolah di The Harker School, San Jose, Mohan melanjutkan studi ke Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan meraih gelar Sarjana serta Magister Teknik dalam Ilmu Komputer.

Windsurf ia dirikan pada Juni 2021 dan berbasis di Mountain View, California. Sebelumnya, Mohan bekerja di perusahaan kendaraan otonom Nuro selama lebih dari tiga tahun sejak awal 2018.

Ia juga pernah menjalani magang di sejumlah perusahaan ternama Silicon Valley seperti Quora (2016), Cloudian Inc, Databricks, dan lainnya, dengan fokus pada pengembangan sistem machine learning dan infrastruktur data.

Baca Juga: INKA Banyuwangi Serap Ribuan Lulusan SMK untuk Produksi Kereta Berbasis AI Terbesar di Asia Tenggara

Meski usianya tidak disebutkan secara spesifik, latar belakang akademik dan riwayat karier menunjukkan bahwa Varun Mohan masih tergolong muda—namun telah menjadi salah satu tokoh penting dalam lanskap AI global.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diplomasi Panas AS-Iran: Tenggat Serangan Ditunda

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:02 WIB
X