internasional

Industri Asuransi Hadapi Tekanan Berat, IFG Serukan Reformasi dan Digitalisasi!

Senin, 4 Agustus 2025 | 10:43 WIB
Indonesia Financial Group (IFG) menyelenggarakan agenda “IFG MEDIA BRIEF: Insurance Industry Outlook - Challenges and Opportunities” di Graha CIMB Niaga, Jakarta, pada Rabu, 30 Juli 2025. (Dok. IFG)

WartaJatim.CO.ID - Indonesia Financial Group (IFG) menyampaikan pandangan strategis terhadap kondisi industri asuransi nasional di tengah tantangan struktural yang kian kompleks.

Dalam forum IFG MEDIA BRIEF bertajuk “Insurance Industry Outlook - Challenges and Opportunities” yang digelar pada Rabu, 30 Juli 2025 di Graha CIMB Niaga, Jakarta, IFG menyoroti pentingnya tata kelola, inovasi, dan sinergi sebagai fondasi keberlanjutan sektor asuransi.

Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji menuturkan bahwa industri asuransi memainkan peran krusial dalam menopang stabilitas sistem keuangan nasional.

“Industri asuransi kini memikul peran strategis sebagai instrumen keuangan yang memberikan perlindungan terhadap risiko,” jelas Denny.

Baca Juga: IFG Dukung Perpusnas Distribusikan Buku ke 34 Provinsi demi Tingkatkan Literasi Masyarakat Indonesia

Memasuki semester II 2025, industri asuransi dihadapkan pada tekanan inflasi, ketidakpastian global, pelemahan daya beli masyarakat, serta peningkatan klaim asuransi umum.

Di tengah situasi tersebut, Denny menegaskan perlunya reformasi kebijakan, digitalisasi layanan, dan integrasi kebijakan sebagai bentuk respons adaptif.

Denny juga menggarisbawahi posisi penting industri ini sebagai investor institusi di pasar keuangan, dengan kepemilikan sekitar 19% dari total Surat Berharga Negara (SBN) dan alokasi 63% aset investasi ke obligasi.

Acara ini turut menghadirkan para peneliti IFG Progress seperti Ibrahim Kholilul Rohman, Mohammad Alvin Prabowosunu, dan Rosi Melati yang memaparkan data dan proyeksi sektor asuransi jiwa dan umum.

Baca Juga: IFG Turut Berpartisipasi dalam Job Fair 2025 untuk Hasilkan Talenta Unggul Indonesia Emas 2045

Melalui pendekatan berbasis riset, forum ini diharapkan menjadi jembatan antara pelaku industri, media, dan regulator untuk memperkuat sinergi keuangan nasional.

Dengan tema "Insurance as an Integrated Economic System", IFG menegaskan bahwa asuransi bukan sekadar alat proteksi, melainkan bagian integral dari pembangunan ekonomi berkelanjutan.

(HCY)

Tags

Terkini

Diplomasi Panas AS-Iran: Tenggat Serangan Ditunda

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:02 WIB