• Sabtu, 18 April 2026

Banjir Melanda Kabupaten Pasuruan: Ratusan Rumah Terendam, Warga Bersiap Menghadapi Ancaman

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Kamis, 3 April 2025 | 19:22 WIB
Kepala BPBD Pasuruan: Banjir Akibat Hujan Deras, Ratusan Rumah Terendam di Winongan dan Grati (Foto: pasuruankab.go.id)
Kepala BPBD Pasuruan: Banjir Akibat Hujan Deras, Ratusan Rumah Terendam di Winongan dan Grati (Foto: pasuruankab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Banjir kembali menerjang beberapa wilayah di Kabupaten Pasuruan pada Selasa, 1 April 2025.

Kali ini, Dusun Gambiran dan Dusun Karangtanjung di Desa Bandaran, Kecamatan Winongan, serta Dusun Kebrukan di Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati, menjadi daerah yang paling parah terdampak.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Pasuruan, Sejak sore hari, air mulai menggenangi permukiman warga, dengan ketinggian mencapai 50 sentimeter.

Baca Juga: Makna Kehidupan dalam Buku The Little Prince Karya Antoine de Saint-Exupéry

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menjelaskan bahwa air mulai masuk ke rumah-rumah warga sekitar pukul 15.00 WIB.

Penyebab utama banjir ini diduga berasal dari kiriman air Sungai Lawean dan Sungai Rejoso yang meluap setelah hujan deras mengguyur wilayah hulu.

"Karena hujan deras mulai siang terjadi di wilayah hulu. Akibatnya sungai lawean dan sungai rejoso tak bisa menampung debit air sampai meluap dan meluber ke rumah warga," jelasnya.

Baca Juga: Duka Mendalam, Ray Sahetapy Meninggal dan Dimakamkan di Tanah Kusir Setelah Kedatangan Anak dari Amerika!

Sugeng juga menambahkan bahwa ratusan rumah warga terendam banjir, dengan jumlah terbanyak berada di Dusun Karangtanjung dan Dusun Kebrukan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian banjir kali ini. "Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Seluruh warga terdampak selamat," singkatnya.

Salah satu warga dari Bandaran, Satuhar, mengungkapkan bahwa ia tidak merasakan momen lebaran yang istimewa.

Baca Juga: Banyuwangi Menjadi Destinasi Wisata Favorit Liburan Lebaran dengan Berbagai Atraksi Budaya dan Wisata Alam

Dua hari berturut-turut, ia harus membersihkan rumah dari sisa genangan sebelumnya dan kini masih menunggu banjir surut.

"Banjir kemarin baru surut pukul 00.00 WIB, sore ini datang lagi. Air mulai masuk ke rumah saya sekitar pukul 15.30 WIB," ujarnya.

Saat ini, ketinggian air di dalam rumah Satuhar mencapai 10 hingga 20 sentimeter, sedangkan di luar rumah sekitar 40 hingga 50 sentimeter.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Sumber: pasuruankab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X