• Sabtu, 18 April 2026

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo Jelaskan Strategi P-APBD 2025 untuk Tingkatkan Kesejahteraan dan Infrastruktur Daerah

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 22 Juli 2025 | 17:05 WIB
Rusdi Sutejo: Sinergi Eksekutif-Legislatif Kunci Majukan Pasuruan lewat P-APBD 2025 (Foto: pasuruankab.go.id)
Rusdi Sutejo: Sinergi Eksekutif-Legislatif Kunci Majukan Pasuruan lewat P-APBD 2025 (Foto: pasuruankab.go.id)

Rusdi juga menyampaikan bahwa kritik dan dukungan DPRD menjadi bahan penyempurnaan yang sangat berharga bagi pemerintah daerah.

Baca Juga: Dua Pria Diduga Edarkan Uang Palsu di Kembangan, Aksi Terekam Kamera dan Viral di Medsos!

Kepada Fraksi PDI Perjuangan, Bupati menjelaskan dinamika penerimaan negara yang fluktuatif akibat keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2025.

Keputusan tersebut mengatur rincian alokasi transfer ke daerah menurut provinsi dan kabupaten/kota pada tahun 2025.

Untuk menyesuaikan anggaran, pemerintah daerah telah melakukan efisiensi belanja dan realokasi anggaran sesuai prioritas pembangunan daerah.

Baca Juga: Siswa Temukan Belatung di Lauk MBG Tuban, Video Viral dan Picu Reaksi Warganet

Dalam upaya mengatasi masalah pengangguran, Pemkab Pasuruan mengembangkan aplikasi Hellowork untuk meningkatkan sistem pendataan tenaga kerja dan mempercepat penempatan kerja secara real-time.

Pemerintah juga telah membentuk tim deteksi dini perselisihan hubungan industrial guna mencegah terjadinya pemutusan hubungan kerja massal.

Fraksi Golkar mengingatkan soal akurasi program prioritas dan penyerapan anggaran strategis.

Baca Juga: Miris! Warga di TPA Bandung Ditemukan Masak Bangkai Ayam, Dedi Mulyadi Turun Tangan Janji Perbaikan

Bupati menjawab bahwa penyesuaian anggaran didasarkan pada kinerja anggaran sebelumnya serta arahan kebijakan nasional, seperti program MBG, koperasi desa, dan Sekolah Rakyat.

Dia menegaskan bahwa semua program tersebut diselaraskan agar saling menguatkan tanpa terjadi tumpang tindih.

Fraksi PKS menyoroti isu pengangguran dan kemiskinan.

Baca Juga: Airlangga: Tarif Impor 32% dari Trump Ditunda! Indonesia Diberi 3 Minggu Lagi untuk Negosiasi Final

Pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengurangi pengangguran terbuka melalui pelatihan kerja berbasis potensi lokal, pengembangan UMKM, dan pembukaan ruang investasi padat karya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: pasuruankab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X