• Sabtu, 18 April 2026

Pemkab Lumajang Percepat Pembangunan 73 SPPG untuk Akses Gizi Seimbang Anak dan Ibu Hamil

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Senin, 25 Agustus 2025 | 19:55 WIB
Lumajang Luncurkan SPPG, Dorong Investasi Gizi dan Cegah Stunting Anak (Foto: portalberita.lumajangkab.go.id)
Lumajang Luncurkan SPPG, Dorong Investasi Gizi dan Cegah Stunting Anak (Foto: portalberita.lumajangkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mempercepat pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai terobosan untuk memperluas akses gizi seimbang bagi anak sekolah dan ibu hamil.

Dari total 73 titik SPPG yang direncanakan, saat ini 61 titik telah mengantongi izin operasional dan sebagian mulai berjalan, sementara sisanya masih dalam tahap finalisasi pembangunan.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Lumajang, Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau Bunda Indah, menegaskan komitmen percepatan pembangunan SPPG saat meresmikan unit pertama di Dusun Tambak Rejo, Kecamatan Pasrujambe, pada Senin (25/8/2025).

Baca Juga: Desa Bisa Jadi Pusat Ekonomi, Puguh DPRD Jatim Dorong Anak Muda Ambil Peran

"Yang jelas ada 73 titik. Saat ini 61 titik sudah ditentukan lokasinya, sudah memiliki izin, dan beberapa di antaranya sudah mulai beroperasi. Setelah ini akan segera menyusul titik-titik lain yang bangunannya sudah rampung, tinggal penyediaan alat dan jaringan saja," ungkap Bunda Indah.

SPPG dirancang bukan sekadar dapur umum, melainkan sebagai pusat distribusi makanan bergizi standar seimbang yang dikelola oleh tenaga ahli.

Layanan ini menjadi instrumen penting dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (PMBG) sekaligus strategi nyata menekan angka stunting di Lumajang.

Baca Juga: Dari Saham hingga Emas, Begini Rekomendasi Instrumen Investasi Syariah dan Risiko Masing-Masing

Bunda Indah menegaskan, investasi gizi merupakan investasi jangka panjang untuk membangun kualitas generasi masa depan.

“SPPG ini hadir untuk memastikan anak-anak kita tumbuh sehat, cerdas, dan kuat. Ibu hamil pun harus mendapatkan asupan gizi yang benar, karena di rahim merekalah masa depan Lumajang dan Indonesia ditentukan,” tegasnya.

Dengan 73 titik yang tersebar di berbagai wilayah, Pemkab Lumajang menargetkan agar layanan gizi dapat diakses secara merata, termasuk bagi warga yang tinggal di daerah dengan keterbatasan layanan kesehatan dasar.

Baca Juga: Setya Novanto Bebas Bersyarat Usai Divonis 12,5 Tahun Kasus e-KTP, Kemenimipas Pastikan Sesuai Regulasi

Kehadiran SPPG diharapkan mampu menutup kesenjangan akses pangan bergizi, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak sekolah dan ibu hamil.

"Kami optimistis, dengan sinergi semua pihak, layanan ini bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak boleh ada anak di Lumajang yang kekurangan gizi hanya karena akses yang terbatas," tambah Bunda Indah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: lumajangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X