Selain peran pemerintah, SPPG juga diharapkan menjadi gerakan bersama masyarakat.
Baca Juga: OJK Pangkas Target Kredit 2025, Perbankan Diminta Lebih Realistis Hadapi Tantangan Ekonomi
Sekolah, kader posyandu, PKK, hingga kelompok masyarakat didorong untuk berperan aktif mengawal pemenuhan gizi anak dan ibu hamil sehingga program ini menjadi gerakan sosial yang nyata.
Dengan langkah akselerasi pembangunan SPPG, Lumajang menempatkan diri sebagai kabupaten ramah gizi sekaligus menyiapkan investasi sosial untuk Generasi Emas 2045. (gha)
Artikel Terkait
Pemkab Lumajang Memperkuat Peran Koperasi dalam Peringatan Harkopnas ke-78 melalui Senam dan Jalan Sehat yang Meriah
Bantuan Makanan Sehat untuk 50 Lansia Kurang Mampu di Kecamatan Ranuyoso oleh Pemkab Lumajang
Pemkab Lumajang dan Kejari perkuat sinergi untuk tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan sesuai hukum.
Pemkab Lumajang Percepat Layanan Pembuatan Nomor Induk Berusaha di Kecamatan Gucialit untuk Dukungan Ekonomi Kerakyatan
Pemkab Lumajang Terapkan Retribusi Tenaga Kerja Asing untuk Perkuat PAD dan Tata Kelola Ketenagakerjaan