• Sabtu, 18 April 2026

Pemkab Bojonegoro Gelar Gerakan Pangan Murah di Desa Kapas untuk Stabilkan Harga Sembako Warga

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Senin, 1 September 2025 | 11:54 WIB
Warga Antusias Sambut Pasar Murah Pemkab Bojonegoro, Harga Sembako Lebih Stabil dan Ringan (Foto: bojonegorokab.go.id)
Warga Antusias Sambut Pasar Murah Pemkab Bojonegoro, Harga Sembako Lebih Stabil dan Ringan (Foto: bojonegorokab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya nyata menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan bagi warga.

Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Desa Kapas, Kecamatan Kapas, pada Sabtu (30/08/2025) melalui koordinasi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP).

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bojonegoro, Selama GPM, masyarakat bisa memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau daripada harga pasar biasa.

Baca Juga: Anies Baswedan Hadiri Pemakaman Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Ibu Korban Histeris Menyambut

Beras SPHP menjadi komoditas utama dengan jumlah 7.000 kilogram, diikuti minyak goreng 240 liter, gula pasir 300 kilogram, dan telur ayam 150 kilogram.

Selain itu, sejumlah sayuran dan bumbu dapur juga tersedia, antara lain bawang merah 30 kilogram, bawang putih 60 kilogram, tomat 10 kilogram, cabai merah 5 kilogram, dan sayur pokcoy sebanyak 16 bungkus.

Wakil Bupati Nurul Azizah menyatakan, “Momen Gerakan Pasar Murah ini sangat tepat. Panen beras belum berlangsung. Maka cadangan beras Bulog harus benar-benar digelontorkan untuk menjaga keseimbangan harga agar stabil.”

Baca Juga: Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa untuk Affan, Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob Saat Demo

Kepala DKPP Kabupaten Bojonegoro, Helmi Elisabeth, menyampaikan bahwa kegiatan GPM dijadwalkan rutin dua kali setiap bulan agar masyarakat mudah mengakses pangan murah.

Helmi menambahkan, pelaksanaan GPM juga menyesuaikan dengan berbagai agenda daerah, seperti Medhayoh dan kegiatan lokal lainnya, agar masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini secara optimal.

Sinergi antara DKPP, Perum Bulog, pelaku usaha pangan, kelompok tani, dan stakeholder terkait menjadi kunci suksesnya pelaksanaan GPM.

Baca Juga: Polisi Periksa 7 Anggota Brimob Usai Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis Saat Demo Jakarta

“Dengan adanya Gerakan Pangan Murah, kami berharap masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih stabil dan terjangkau. Hal ini sekaligus menjadi salah satu upaya dalam menekan laju inflasi pangan di daerah,” jelas Helmi.

Kegiatan ini dilaksanakan secara terencana maupun insidental untuk memastikan masyarakat tidak kesulitan memperoleh bahan pangan penting.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: bojonegorokab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X