Bupati Rusdi juga memberikan apresiasi atas peresmian Ruang Rawat Inap Lantai 2 Graha Sayyid Sulaiman RSUD Grati.
Baca Juga: Anak-anak Bojonegoro Gemar Membaca di Perpustakaan Keliling, Ciptakan Literasi Sejak Dini
Ia berharap, dengan fasilitas baru tersebut, tingkat kunjungan dan kepercayaan masyarakat untuk berobat di RSUD Grati akan meningkat, baik untuk layanan IGD, Rawat Jalan, maupun Rawat Inap.
“Sekali lagi, saya berterimakasih kepada keluarga besar RSUD Grati atas peningkatan layanan Ruang Rawat Inap lantai 2 Graha Sayyid Sulaiman. Semoga semakin sukses dan jaya. Semakin baik layanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah Grati dan sekitarnya. Kemudian di negara berkembang yang paling dihormati itu adalah Nakes. Jadi harus bisa dimanfaatkan dengan baik,” pungkasnya.
Sebelumnya, Direktur RSUD Grati, drg. Dyah Retno Lestari, menjelaskan bahwa pihaknya dan jajaran terus meningkatkan inovasi serta kualitas layanan rumah sakit.
Baca Juga: Bojonegoro Running Home Dorong Tren Lari dan Eksplorasi Desa Bagi Pemula
Salah satunya dengan menambah Ruang Rawat Inap sebanyak 24 tempat tidur melalui rehabilitasi Ruang Manajemen di Gedung Graha Lantai 2.
“Akhir tahun 2024 kemarin, kami menambah Ruang Rawat Inap untuk memenuhi aturan baru Kebijakan Perpres Nomor 59 Tahun 2024 tentang Kelas Rawat Inap Standar. Maksimal hanya 4 tempat tidur dan ini pastinya semakin mengurangi jumlah tempat tidur kami sekarang. Ruang Manajemen terdiri dari Ruang Rapat dan Ruang Direktur menjadi Kelas VIP, Ruang Jajaran Struktural dan Staf Manajemen menjadi Kelas 1 dan 2,” jelasnya.
Selain itu, RSUD Grati terus mengoptimalkan program unggulan seperti SISTER PERI SI-PLUS yang melayani geriatri secara terpadu dengan paguyuban lansia dan bekerja sama dengan Dinas Perikanan serta Dinas Pertanian.
Baca Juga: Festival Band Pelajar Banyuwangi di Banyuwangi Park 2025, Ganesha SMAN 1 Glagah Juara SMA
Direktur RSUD juga menjelaskan program SI PENA PASTI yang membantu administrasi kependudukan pasien persalinan di rumah sakit.
Tidak kalah penting, RSUD Grati mengembangkan SI PINTER SAKTI untuk pelayanan penyakit TB dengan sembilan pendekatan inovatif, antara lain Daftar Cepat-Tanpa Antri, Hello Dokter Spesialis, Teras Jaringan, Peta Satu Pintu, Muka Cantik, Klik Tombol 3 Detik, Pena Ramah, Mobil Putar, dan Pokja TB.
Ia menegaskan, seluruh inovasi dan program ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan serta kenyamanan pasien, sekaligus memperkuat RSUD Grati sebagai rumah sakit rujukan utama di Kabupaten Pasuruan. (gha)
Artikel Terkait
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo Tegaskan Sinergi Warga, Forkopimda, dan Mahasiswa Jaga Kondusifitas
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo Ingatkan ASN Hindari Pamer Kekayaan dan Fokus Mengabdi
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo Pimpin Ikrar Damai, Masyarakat Tolak Hoaks dan Provokasi
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo Tegaskan Persatuan dan Kedamaian Kabupaten Pasuruan Jadi Prioritas
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo Apresiasi Aksi Damai Mahasiswa dan Tanggapi Aspirasi Infrastruktur