• Sabtu, 18 April 2026

Pemkot Surabaya Perkuat Program Kesehatan Lintas Sektor untuk Wujudkan Kota Sehat Berkelanjutan

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 30 September 2025 | 16:24 WIB
Pemkot Surabaya Mantapkan Program Kota Sehat, Targetkan Swasti Saba Wistara (Foto: surabaya.go.id)
Pemkot Surabaya Mantapkan Program Kota Sehat, Targetkan Swasti Saba Wistara (Foto: surabaya.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya semakin mempertegas komitmennya dalam mewujudkan kota sehat dan berkelanjutan.

Melalui Forum Group Discussion (FGD) bersama Tim Verifikator Pusat dan Forum Kota Sehat, langkah strategis Pemkot dinilai mampu menggerakkan program kesehatan di seluruh tatanan kota, sekaligus menjadi motivasi untuk menindaklanjuti rekomendasi perbaikan yang diberikan.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kota Surabaya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, Nanik Sukristina, menyampaikan bahwa Pemkot bertekad mempertahankan capaian sekaligus meningkatkan kualitas program kesehatan.

Baca Juga: Ancaman Boikot Spanyol Bayangi Israel di Piala Dunia 2026, Bagaimana Peluangnya?

Ia menegaskan, pengakuan dari WHO SEARO yang menempatkan Surabaya dalam Jaringan Kota Sehat menjadi bukti nyata sekaligus dorongan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Pemkot Surabaya, termasuk Dinkes berkomitmen melakukan kolaborasi lintas sektor dan memastikan keberlanjutan program-program kesehatan untuk memenuhi semua indikator tatanan Kota Sehat, mulai dari Kehidupan Masyarakat Sehat Mandiri hingga Penanggulan Bencana,” tegas Nanik pada Senin (29/9/2025).

Nanik menjelaskan, ada dua tantangan utama yang saat ini menjadi fokus, yakni optimalisasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta pengawasan keamanan pangan.

Baca Juga: Tutut Soeharto Gugat Menteri Keuangan Usai Dicegah ke Luar Negeri karena Kasus BLBI

Untuk menjawab tantangan tersebut, Dinkes menyiapkan langkah cepat melalui edukasi di tingkat rumah tangga dengan melibatkan Kader Surabaya Hebat (KSH) di setiap kelurahan, yang diperkuat melalui kerja sama lintas sektor.

Terkait sektor lingkungan, capaian sanitasi di Surabaya telah menunjukkan progres signifikan. Kota ini berhasil mencapai 100 persen bebas Buang Air Besar Sembarangan (ODF).

Meski demikian, Pemkot tetap waspada dan menyiapkan mekanisme cepat apabila ditemukan kasus baru.

Baca Juga: Resmi Dibentuk, Komite Reformasi Polri Punya Waktu 6 Bulan Jawab Tuntutan Demo Agustus 2025

“Jika ada temuan kasus Buang Air Besar Sembarangan (BABS) baru, kami langsung berkoordinasi dengan CSR, misalnya BAZNAS, untuk segera membangun jamban sehat,” jelasnya.

Rekomendasi yang disampaikan tim verifikator akan diintegrasikan dalam program prioritas Pemkot, khususnya terkait penanganan stunting dan tuberkulosis (TBC) dengan pendekatan intervensi berbasis wilayah atau urban health.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Surabaya.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X