• Sabtu, 18 April 2026

Pemkab Banyuwangi Gandeng John Fawcett Foundation Gelar Operasi Katarak Gratis Tahap Dua untuk Ratusan Warga

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Rabu, 1 Oktober 2025 | 08:39 WIB
Pemkab Banyuwangi dan JFF Gelar Operasi Katarak Gratis, 360 Pasien Jalani Tindakan Medis (Foto: banyuwangikab.go.id)
Pemkab Banyuwangi dan JFF Gelar Operasi Katarak Gratis, 360 Pasien Jalani Tindakan Medis (Foto: banyuwangikab.go.id)

Selain itu, turut diserahkan enam kaki palsu dan satu tangan palsu kepada warga hasil kolaborasi dengan RSUD Sumberglagah Mojokerto.

Baca Juga: Peninjauan Langsung Wali Kota Malang di SPPG Buring untuk Tingkatkan Keamanan Makanan Anak Sekolah

Ketua JFF Indonesia I Gede Bingin menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan sosial kesehatan ini.

“Kami senang bisa melanjutkan kerjasama ini. Kami ingin bisa terus berkontribusi untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat Banyuwangi,” katanya.

Koordinator Teknis Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis, dr. Rezekiyanti, menjelaskan bahwa dari 685 peserta yang mendaftar, hanya 360 orang yang memenuhi syarat untuk menjalani operasi.

Baca Juga: Usai Musibah Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Roboh, Puguh DPRD Jatim Apresiasi Langkah Cepat Pemprov dan Minta Pengawasan Diperketat

“Untuk lainnya yang belum bisa ditangani, bisa jadi karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan. Misalnya, katarak belum matang, tekanan darah dan kadar gula tinggi, dan banyak faktor lainnya. Mereka bisa mendaftar lagi pada kesempatan berikutnya,” jelasnya.

Layanan operasi dilakukan di tiga titik fasilitas dengan kapasitas rata-rata 90 hingga 100 pasien per hari.

Dua bus portable disiapkan di halaman Kantor PMI Banyuwangi, sementara satu fasilitas operasi lainnya tersedia di RSUD Blambangan.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Resmikan Rumah Bank Sampah dan Rumah Cacing Puspa Mandiri sebagai Percontohan Kampung Pancasila

Selain tindakan operasi, kegiatan ini juga meliputi pemberian kacamata, pemasangan atau penggantian bola mata palsu, serta distribusi obat tetes mata bagi warga.

Salah satu peserta bakti sosial, Supri, warga Desa Tampo, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini.

“Senang bisa operasi gratis. Semoga segera pulih, dan bisa beraktivitas normal lagi. Sudah dua tahun aktivitas saya terbatas karena katarak,” ungkapnya. (gha)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: banyuwangikab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X