jawa-timur

Anggota DPRD Jatim Puguh Wiji Pamungkas Nilai Sekolah Garuda Bisa Adopsi Model Sekolah Unggulan Jawa Timur

Selasa, 21 Oktober 2025 | 18:30 WIB
Anggota DPRD Jatim, Puguh Wiji Pamungkas menilai Jawa Timur bisa jadi contoh nasional bagi pengembangan Sekolah Garuda. (Foto: Instagram/@puguharema)

WartaJatim.CO.ID – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menilai rencana pemerintah pusat untuk meluncurkan Sekolah Garuda sebagai wadah bagi anak-anak berprestasi merupakan langkah positif untuk memperkuat kualitas pendidikan nasional.

Namun, ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebenarnya telah lebih dulu menerapkan konsep serupa melalui jaringan sekolah unggulan yang tersebar di berbagai daerah.

Menurut Puguh, sekolah-sekolah unggulan tersebut telah berperan penting sebagai lembaga pendidikan dengan kurikulum, karakter, dan sistem pembinaan khusus guna mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing.

Baca Juga: Dinas Ketenagakerjaan Pasuruan Jemput Bola Gelar Pelatihan MTU di 7 Desa Tingkatkan Keterampilan Warga

“Sebenarnya di Jawa Timur sudah ada sejak lama sekolah-sekolah unggulan yang menjadi model pendidikan berkarakter dan berprestasi. Ada enam sekolah Taruna yang bekerja sama dengan berbagai instansi, baik militer maupun sipil,” jelas Puguh, yang juga Sekretaris Fraksi PKS DPRD Jatim.

Lebih lanjut, Puguh menjelaskan enam sekolah unggulan yang dimaksud, yakni SMAN Taruna Nala Malang bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut, SMAN 3 Taruna Angkasa Madiun dengan TNI Angkatan Udara, SMAN 2 Taruna Bhayangkara Banyuwangi bermitra dengan Polri, SMAN 5 Taruna Brawijaya Kediri dengan TNI Angkatan Darat, SMAN 2 Taruna Pamong Praja Bojonegoro yang berfokus pada kepemimpinan sipil, serta SMAN 1 Taruna Madani Pasuruan yang menonjolkan pendidikan berbasis keimanan dan karakter.

“Enam sekolah ini sudah terbukti menghasilkan siswa dengan karakter kuat, disiplin, dan daya saing tinggi. Karena itu, saya kira Jawa Timur bisa menjadi prototipe nasional untuk pengembangan Sekolah Garuda,” ujar pria asal Kabupaten Malang tersebut.

Ia menilai, konsep Sekolah Garuda yang digagas pemerintah pusat melalui program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dapat memperkuat sinergi antara pusat dan daerah, dengan menjadikan keberhasilan Jawa Timur sebagai acuan utama.

Baca Juga: Geger Pesta Seks Sesama Jenis di Surabaya, Puguh DPRD Jatim: Perkuat Pengawasan Satpol PP dan Pembinaan Moral

“Kalau pemerintah pusat ingin memperkuat sekolah unggulan nasional lewat Sekolah Garuda, maka Jawa Timur bisa jadi contoh nyata yang sudah berjalan baik. Tinggal diperluas dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah lain,” paparnya.

Puguh juga menyoroti bahwa tantangan pendidikan di Indonesia saat ini telah bergeser.

Fokusnya bukan lagi pada pemerataan akses atau pemberantasan buta huruf, melainkan pada peningkatan kualitas dan daya saing generasi muda.

“Isu pendidikan hari ini bukan lagi soal tidak sekolah, tapi bagaimana memastikan anak-anak kita di seluruh Indonesia bisa mendapatkan pendidikan yang benar-benar berkualitas. Mereka harus punya karakter, kompetensi, dan integritas untuk bersaing di tingkat global,” tegasnya.

Politisi muda dari Fraksi PKS itu menekankan bahwa penguatan sekolah-sekolah unggulan seperti yang dilakukan di Jawa Timur merupakan bentuk investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.

Halaman:

Tags

Terkini